KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi
Karyawan Kompas TV Jadi Korban Meninggal di Kecelakaan Maut KRL dan KA Argo Bromo Anggrek
Nur Ainia Eka Rahmadyna, karyawan Kompas TV merupakan salah satu korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan KA di Bekasi Timur.
Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Joko Supriyanto
TRIBUNTANGERANG.COM - Nur Ainia Eka Rahmadyna, karyawan Kompas TV meninggal dunia setelah menjadi korban kecelakaan yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.
Nur Ainia dilaporkan hilang setelah pulang kerja, Senin (28/4/2026). sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia keesokan harinya.
Martian Damanik, Wapemred Kompas TV mengungkapkan berita duka ini bermula dari rutinitasnya menggunakan kereta rel listrik (KRL) untuk kembali ke rumah di wilayah Tambun.
Berdasarkan keterangan data di kantor, lanjut Martian, Ainia terakhir tercatat meninggalkan tempat kerja di kawasan Palmerah, Jakarta Pusat pukul 19.31 WIB.
“Dia meninggalkan kantor berdasarkan mesin absensi itu pukul 19.31,” ujar Martian saat dikonfirmasi Wartakota Network, Selasa (28/4/2026).
Seperti hari-hari sebelumnya, Ainia diketahui menempuh perjalanan menggunakan KRL dari Stasiun Palmerah. Rute yang biasa ia lalui adalah menuju Tanah Abang, lalu melanjutkan perjalanan dengan kereta tujuan Cikarang sebelum turun di Tambun.
“Kalau dari Palmerah kan naik kereta ke Tanah Abang, terus lanjut ambil kereta ke Cikarang karena rumahnya di Tambun,” jelasnya.
Setibanya di Tambun, Ainia biasanya dijemput sang adik. Namun pada malam itu, ia tidak kunjung tiba di lokasi penjemputan dan tidak dapat dihubungi.
“Biasanya dijemput adiknya, eh ternyata kok nggak muncul, nggak bisa dihubungi,” ungkap Martian.
Merasa khawatir, sang adik kemudian mencoba menghubungi pihak kantor untuk mencari informasi. Laporan mengenai hilangnya Ainia mulai diterima sekitar pukul 22.00 malam.
“Sekitar jam 10-an kantor sudah tahu, kita mulai melakukan pencarian, hubungi sana-sini,” katanya.
Mengetahui hal tersebut, pihaknya bersama keluarga langsung melakukan upaya pencarian. Sejumlah rumah sakit didatangi untuk memastikan keberadaan korban.
“Kita sudah telusuri rumah sakit, kita cari, kita datangi, tapi tidak ada atas nama Ainia,” ujarnya.
Pencarian berlangsung sepanjang malam dengan penuh ketidakpastian. Tidak adanya informasi yang jelas membuat keluarga dan rekan kerja terus berupaya mencari ke berbagai kemungkinan.
Hingga akhirnya, muncul dugaan korban mungkin berada di Rumah Sakit Polri. Dugaan tersebut diperkuat oleh informasi yang diperoleh dari pihak terkait.
| KAI Buka Posko Darurat Pasca Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur |
|
|---|
| Ini Daftar Nama Korban Kecelakaan KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur |
|
|---|
| Dampak Tabrakan Maut di Stasiun Bekasi Timur, Penumpang KA Tertahan di Pasar Senen |
|
|---|
| Korban Tewas Kecelakaan KA di Bekasi Timur Bertambah jadi 14 Orang, 84 Luka Dirawat di RS |
|
|---|
| Perjalanan KA Gambir-Pasar Senen Kembali Normal Usai Tabrakan Maut di Bekasi Timur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Nur-Ainia-Eka-Rahmadyna-588.jpg)