Sabtu, 13 Juni 2026

Berita Viral

Penjelasan DKM Masjid Raya Bintaro Soal Cekcok Satpam dan Pedagang, Kerupuk Sampai Berserakan

DKM Masjid Raya Bintaro, Prastowo mengungkapkan peristiwa tersebut bermula dari upaya penegakan aturan yang telah disepakati bersama.

Tayang:
Tribuntangerang.com/Nana
Video viral di media sosial momen percek-cokan Satpam dan pedagang kerupuk. DKM Masjid Raya Bintaro, Prastowo mengungkapkan peristiwa tersebut bermula dari upaya penegakan aturan yang telah disepakati bersama, khususnya dalam hal pengelolaan pedagang di area masjid.  

Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico

TRIBUNTANGERANG.COM, PONDOK AREN – Sebuah video memperlihatkan keributan antara seorang pedagang kerupuk dan petugas keamanan masjid kawasan Bintaro, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan viral di media sosial. 

Dalam rekaman yang beredar luas, terlihat seorang pria berbaju hijau dan celana hitam, diduga satpam masjid, terlibat adu mulut hingga aksi kekerasan fisik terhadap pedagang. 

“Woi, itu dagangan orang, jangan dirusak!” teriak perekam video yang turut merekam momen dagangan kerupuk berserakan di jalanan dalam video yang diterima TribunTangerang.com, Minggu (7/9/2025).

Sementara itu, pria yang diduga satpam tersebut sempat membalas orang yang meneriakinya.

"Gua kerja di sini,” sebelum kembali mengatur kendaraan di area parkir.

Menanggapi hal itu, DKM Masjid Raya Bintaro, Prastowo mengungkapkan peristiwa tersebut bermula dari upaya penegakan aturan yang telah disepakati bersama, khususnya dalam hal pengelolaan pedagang di area masjid. 

Baca juga: 5 Fakta Keributan Ormas di RSU Tangsel: Masalah Parkir hingga Suara Ledakan

Prastowo mengatakan pihaknya telah menetapkan pedagang yang terdaftar secara resmi yang boleh berjualan di area dalam.

Hal ini dilakukan untuk menghormati kontrak dan komitmen yang telah dibuat bersama para tenan yang telah membayar sewa dan mengikuti ketentuan operasional yang berlaku.

"Ini bukan persoalan siapa yang kecil, siapa yang besar. Ini soal kesepakatan dan keteraturan yang harus kami jaga agar semua merasa adil. Kami tidak ingin ada ketimpangan antara pedagang resmi dan pedagang musiman,” ujar Prastowo dalam keterangannya yang diterima TribunTangerang.com, Minggu (7/9/2025).

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha kecil, lanjut Prastowo, pihak masjid tetap memberikan kelonggaran setiap hari Jumat bagi pedagang lepas yang tidak terdaftar untuk berjualan di dalam area masjid. Kesempatan ini sudah berjalan cukup lama sebagai bentuk komitmen sosial dan keberpihakan masjid terhadap UMKM.

Terkait pedagang kerupuk, petugas keamanan sudah beberapa kali memberikan peringatan karena melanggar aturan, seperti menawarkan dagangan secara langsung ke meja-meja jamaah di luar waktu dan tempat yang ditentukan. Hal ini menimbulkan kecemburuan dari pedagang resmi dan berpotensi menciptakan ketegangan antar pelaku usaha di lingkungan masjid.

“Kami tidak ingin ada ketimpangan antara pedagang resmi dan pedagang musiman,” ujarnya menjelaskan.

Prastowo menjelaskan peristiwa memanas terjadi sore hari, menjelang salat Asar, ketika area masjid sedang ramai. Pedagang kerupuk di area pintu gerbang diminta menyingkir, dalam proses itulah terjadi gesekan fisik yang tidak diinginkan. 

Ia menyayangkan insiden ini dan telah melakukan evaluasi internal terhadap tindakan petugas keamanan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved