Masalah Sampah di Tangsel
Pemkot Tangsel Buka Ruang Dialog Terkait Persoalan Sampah Usai Aksi Mahasiswa
Tubagus Asep Nurdin membuka ruang dialog dan kolaborasi dengan mahasiswa serta seluruh elemen masyarakat guna mencari solusi pengelolaan sampah.
Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Joko Supriyanto
Selain itu, pihaknya secara terbuka mengajak mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam mencari solusi bersama.
"Pemerintah Kota Tangerang Selatan membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, untuk mencari solusi yang berkelanjutan,” tegasnya.
Sebagai bagian dari upaya jangka pendek dan menengah, Pemkot Tangsel menyatakan akan menjajaki kerja sama pengelolaan sampah dengan daerah lain maupun pihak swasta.
Sementara untuk jangka panjang, Asep menyebut Pemkot Tangsel berencana mengembangkan pengelolaan sampah berbasis energi ramah lingkungan.
“Mengembangkan pengelolaan sampah menjadi energi listrik (waste to energy) sebagai solusi jangka panjang yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” lanjut Asep.
Asep menegaskan komitmen untuk terus bekerja maksimal dalam menangani persoalan persampahan dan mengajak seluruh pihak untuk ikut menjaga lingkungan.
“Pemerintah Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk terus bekerja secara maksimal dalam menangani persoalan persampahan, dan kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta menjadi bagian dari solusi,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Aksi unjuk rasa di halaman Kantor Wali Kota Tangerang Selatan diwarnai pemandangan Mahasiswa membentangkan kasur busa dan bantal di atas serakan sampah, Ciputat, Kamis (8/1/2026).
Dalam aksi tersebut BEM UMJ Mendesak Wali Kota dan DLH Kota Tangerang Selatan terkait Sampah
1. Pengangkutan Rutin dan Menyeluruh
Mendesak Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan pengangkutan sampah secara menyeluruh dan rutin di seluruh titik rawan penumpukan.
2. Langkah Tegas Wali Kota
Wali Kota Tangerang Selatan diminta segera mengambil langkah konkret dan tegas dalam menyelesaikan permasalahan sampah yang terjadi di kota.
3. Penambahan Armada dan Fasilitas
Mendesak Wali Kota dan DLH untuk meningkatkan pengangkutan sampah secara rutin dengan menambah armada dan fasilitas pendukung agar layanan lebih optimal.
| Meski Ada Larangan dan Ancaman Denda, Sampah Masih Kembali Menumpuk di Depan SDN 2 Ciputat |
|
|---|
| Ditutup Terpal dan Dipagar, Sampah di Sekitar Pasar Cimanggis Tangsel Kembali Menumpuk |
|
|---|
| Tiga Kecamatan di Tangsel Masuk Zona Terparah Krisis Sampah |
|
|---|
| Pengiriman Sampah Tangsel ke Cileungsi Dihentikan Sementara, Kerja Sama Masih Dikaji |
|
|---|
| UMJ Bantah Isu Permintaan Mahar dalam Aksi Terkait Sampah di Pemkot Tangsel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/AKSI-DEMO-SAMPAH-DI-PEMKOT-TANGSEL494.jpg)