Minggu, 14 Juni 2026

Harga Daging Sapi Pasca Nataru Melonjak, Pedagang di Tangsel Kompak Tutup Lapak

Sahroni (60), pedagang daging yang telah berjualan selama 35 tahun di pasar Jombang, mengatakan kenaikan harga kali ini terasa janggal.

Tayang:
Tribuntangerang.com/Ikhwana Mutuah Mico
PEDAGANG DAGING MOGOK JUALAN - Harga daging sapi yang biasanya turun usai Nataru justru terus naik hingga Rp130 ribu per kilogram, membuat pedagang daging lokal menutup lapak selama tiga hari sebagai bentuk protes karena keuntungan tergerus dan penjualan stagnan, (TribunTangerang.com - Wartakota Network/Ikhwana Mutuah Mico) 

Tercatat sedikitnya 10 pedagang memilih menghentikan aktivitas jual beli selama tiga hari hingga Sabtu mendatang.

“Ini keputusan bersama. Semua pedagang daging tutup. Dari pemotongan juga lagi tidak ngedrop daging,” jelas Sahroni.

Akibat aksi ini, para pedagang mengaku kehilangan pemasukan harian. Namun mereka berharap langkah tersebut dapat mendorong adanya perubahan harga dari tingkat pemasok.

“Ya jelas mengeluh, tiga hari enggak ada pemasukan. Tapi harapannya harga dari sana bisa turun lagi, jangan terlalu tinggi,” jelas Sahroni.

Sahroni menegaskan, daging yang dijual selama ini merupakan daging sapi lokal, bukan impor. Ia berharap setelah aksi ini, harga kembali stabil sehingga pedagang dan konsumen tidak sama-sama dirugikan.

“Kalau harga stabil, penjualan juga hidup. Kita pedagang kecil cuma pengin cari untung wajar,” pungkasnya.

Pantauan TribunTangerang.com, Pantauan TribunTangerang.com di Pasar Jombang menunjukkan kondisi pasar yang tampak sepi. Tidak terlihat aktivitas perdagangan daging, sementara meja-meja yang biasanya dipenuhi daging kini kosong.

Lorong khusus pedagang daging terlihat lengang, hanya menyisakan meja dan sekat dagangan yang teronggok tanpa aktivitas.

Di sejumlah meja pedagang, terpasang surat edaran dengan kop surat Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pedagang Daging Indonesia. 

Dalam surat tersebut tertulis bahwa aksi ini akan dilaksanakan pada Kamis, 22 Januari 2025 hingga Sabtu, 24 Januari 2026, dengan lokasi di seluruh pasar dan Rumah Potong Hewan (RPH) se-Jabodetabek.

Dalam surat itu terdapat harapan, yaitu "kami berharap kepada Menteri Pertanian dan Kepala Badan Pangan Nasional dapat segera mengambil langkah konkrit menstabilkan harga untuk hajat hidup orang banyak dan keberlangsungan UMKM di hilirinasi.

Dalam surat tersebut disampaikan harapan agar Menteri Pertanian dan Kepala Badan Pangan Nasional dapat segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga demi hajat hidup orang banyak serta keberlangsungan UMKM di sektor hilirisasi. (m30)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
VS
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
VS
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved