Dugaan Kekerasan Verbal Guru ke Murid di Pamulang, Polres Tangsel Kumpulkan Bukti
Polres Tangerang Selatan memastikan saat ini masih melakukan penyelidikan terkait laporan kasus dugaan kekerasan verbal terhadap murid.
Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Joko Supriyanto
Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico
TRIBUNTANGERANG.COM, PAMULANG - Polres Tangerang Selatan memastikan saat ini masih melakukan penyelidikan terkait laporan kasus dugaan kekerasan verbal terhadap murid.
Kasi Humas Polres Tangerang Selatan IPDA Yudhi Susanto menegaskan, proses hukum masih berada pada tahap awal dengan fokus pada pendalaman peristiwa dan pengumpulan alat bukti.
Yudhi menjelaskan pihaknya telah menerima laporan polisi terkait pengaduan tersebut sejak Desember 2025.
“Perlu kami jelaskan, Polres Tangsel saat ini telah menerima laporan polisi dari masyarakat terkait dengan pengaduan tersebut,” ujar Yudhi di Mapolres Tangerang Selatan, Serpong, Selasa (27/1/2026).
Menurutnya, laporan tersebut masih dalam tahap penyelidikan guna memastikan apakah peristiwa yang dilaporkan dapat ditindaklanjuti ke proses hukum selanjutnya.
“Saat ini Polres Tangsel sedang mendalami peristiwanya, apakah itu bisa ditindaklanjuti terkait dugaan perbuatan-perbuatan yang merugikan yang saat ini dilaporkan,” jelas Yudhi.
Yudhi menambahkan, hingga kini penyidik masih fokus pada pencarian dan pendalaman alat bukti.
“Saat ini masih dalam proses penyelidikan dan didalami perkara ini,” ujarnya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan pemanggilan, pihak kepolisian menyebutkan hal tersebut masih memerlukan koordinasi internal dan pendalaman lanjutan.
“Untuk hal tersebut (pemanggilan), kami perlu koordinasi. Untuk mencari alat bukti terkait itu, kami masih mendalami,” ujarnya.
Ia menegaskan, Yudhi akan berhati-hati dalam menangani perkara ini agar seluruh proses berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Mohon doanya semoga bisa terungkap sesuai koridor regulasi dan perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Petisi berjudul “Keadilan Untuk Seorang Guru” yang menuntut keadilan bagi Bu Budi, guru SDK Mater Dei, mendadak viral di media sosial dan menyedot perhatian publik, memicu gelombang dukungan serta perbincangan luas dari warganet.
Petisi dibuat sebagai bentuk solidaritas dan dukungan kepada Christiana Budiyati guru SDK Mater Dei Pamulang, Tangerang Selatan, yang dilaporkan atas dugaan kekerasan verbal terhadap murid.
| Pelaku Penembak Donald Trump Pernah Raih Penghargaan Guru Terbaik di AS |
|
|---|
| Polres Tangsel Mulai Selidiki Dugaan Penipuan Rp300 Juta yang Menimpa Anisa Bahar |
|
|---|
| Pengakuan Oknum Guru Depok Bagikan Selebaran Jasa Seksual di Pamulang Tangsel |
|
|---|
| Polres Tangsel Rancang Kembali Program Titip Motor Gratis untuk Warga yang Mudik |
|
|---|
| Jelang Lebaran 2026, Polisi Wanti-wanti Peredaran Uang Palsu di Pasar Tradisional Tangsel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Kasi-Humas-Polres-Tangerang-Selatan-IPDA-Yudhi-Susanto-33.jpg)