Selasa, 21 April 2026

Aksi Tawuran Nyaris Pecah di Tangsel, Polisi Temukan Celurit Tersembunyi di Bengkel Motor

Aparat gabungan Polsek Cisauk Polres Tangerang Selatan menggagalkan dugaan aksi tawuran remaja dan menemukan sebilah senjata tajam jenis celurit

Tribuntangerang.com/Dokumentasi Polsek Cisauk
AKSI TAWURAN - Enam remaja di Cisauk diamankan polisi setelah celurit ditemukan disembunyikan di tumpukan ban bekas sebelum tawuran (Dokumentasi Polsek Cisauk) 

Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico

TRIBUNTANGERANG.COM,  SERPONG - Aparat gabungan Polsek Cisauk Polres Tangerang Selatan menggagalkan dugaan aksi tawuran remaja dan menemukan sebilah senjata tajam jenis celurit yang disembunyikan di sebuah bengkel motor di Keranggan, Setu, Kota Tangerang Selatan, Kamis (26/2/2026) dini hari.

Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya menjelaskan saat patroli berlangsung, petugas mendapati sekelompok remaja berboncengan tiga orang menggunakan dua unit sepeda motor melintas di Jalan Raya Lingkar Selatan, Keranggan.

"Petugas mencurigai gerak-gerik para remaja tersebut, kemudian dilakukan pengejaran dan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan awal ditemukan sebuah penggaris besi panjang,” ujar Dhady kepada TribunTangerang.com, Kamis (26/2/2026).

Setelah dilakukan pemeriksaan, para remaja tersebut mengakui telah menyembunyikan senjata tajam jenis celurit di sebuah bengkel motor tak jauh dari lokasi.

“Berdasarkan pengakuan, tim langsung melakukan pengecekan ke bengkel yang dimaksud. Benar, ditemukan sebilah celurit yang disembunyikan di dalam tumpukan ban bekas,” ungkapnya.

Baca juga: Aksi Perang Sarung dan Tawuran di Curug Bikin Resah, Polisi Amankan 9 Orang

Penemuan celurit menjadi perhatian, Dhady mengatakan senjata tajam itu diduga telah dipersiapkan untuk digunakan dalam perkelahian antarkelompok.

Sebanyak enam remaja berusia antara 14 hingga 16 tahun diamankan ke Mapolsek Cisauk untuk didata dan dimintai keterangan lebih lanjut oleh Unit Reskrim. 

Selain celurit dan penggaris besi, polisi juga mengamankan dua unit sepeda motor yang digunakan para remaja tersebut.

AKP Dhady menegaskan kepemilikan dan penyembunyian senjata tajam oleh remaja merupakan ancaman serius bagi keamanan lingkungan.

"Kami tidak akan mentolerir segala bentuk persiapan tawuran, apalagi yang melibatkan senjata tajam. Ini sangat membahayakan keselamatan, baik bagi pelaku maupun masyarakat sekitar,” tegasnya.

Ia memanggil orang tua, perangkat RT/RW, serta pihak sekolah apabila para remaja tersebut masih terdaftar sebagai pelajar.

“Kami akan melakukan pembinaan dengan melibatkan orang tua dan lingkungan agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

Dhady mengimbau para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama pada jam-jam rawan dini hari, guna mencegah keterlibatan dalam aksi yang berpotensi melanggar hukum dan membahayakan keselamatan. (m30)

 

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved