Jumat, 8 Mei 2026

Liputan Khusus

Cerita Hida Mudik Lebih Awal dari Tangsel ke Kuningan, Pilih Bus Agar Lebih Murah dan Praktis

Suasana arus mudik belum terasa padat di Pol bus Primajasa, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Jumat (13/3/2026).

Tayang:
Tribuntangerang.com/Ikhwana Mutuah Mico
MUDIK LEBARAN - Seorang guru bernama Hida memilih mudik lebih awal ke Kuningan, Jawa Barat dengan bus untuk menghindari kemacetan Lebaran, dengan harapan bisa berkumpul sehat bersama keluarga di kampung halaman, (TribunTangerang.com - Wartakota Network/Ikhwana Mutuah Mico) 

Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico

TRIBUNTANGERANG.COM, CIPUTAT - Suasana arus mudik belum terasa padat di Pol bus Primajasa, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Jumat (13/3/2026).

Lebaran masih cukup lama, namun sebagian masyarakat sudah mulai berangkat menuju kampung halaman.

Salah satunya Nur Hidayanti, seorang guru yang memutuskan mudik lebih awal menuju Kuningan, Jawa Barat.

Di tengah aktivitas terminal yang belum terlalu ramai, Hida tampak bersiap menunggu bus yang akan membawanya pulang bertemu keluarga.

Dengan tas ransel di punggung, ia memilih berangkat lebih cepat dibandingkan kebanyakan pemudik lainnya.

“Saya mau mudik ke Kuningan, Jawa Barat,” ungkapnya kepada TribunTangerang.com, Jumat (13/3/2026).

Meski Lebaran masih beberapa waktu lagi, Hida memiliki alasan tersendiri memilih pulang lebih awal. Ia ingin menghindari kepadatan arus mudik yang biasanya terjadi mendekati hari raya.

“Kebetulan saya profesinya guru, dan sudah mulai libur. Jadi saya memutuskan mudik sekarang supaya menghindari macet dan keramaian,” ujar wanita berhijab itu.

Persiapan mudik pun terbilang sederhana. Tidak ada rencana jauh-jauh hari, karena perjalanan pulang kampung sudah sering ia lakukan.

“Persiapannya baru semalam saja, karena saya sudah sering bolak-balik ke sana,” tuturnya.

Untuk perjalanan kali ini, Hida sudah menyiapkan anggaran khusus. Momen Lebaran membuat biaya mudik biasanya sedikit lebih besar dibandingkan hari biasa.

“Karena momennya Lebaran, biasanya anggaran disisihkan sekitar satu setengah sampai dua juta rupiah,” jelasnya.

Meski kebutuhan meningkat menjelang hari raya, Hida mengaku sejauh ini belum pernah harus mencari pinjaman demi bisa mudik ke kampung halaman.

"Alhamdulillah sejauh ini tidak perlu pinjaman, masih tercukupi,” katanya dengan rasa syukur.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved