Liputan Khusus
Kadis DBMSDA Janji Perbaikan Total Jalan Raya Pasar Kemis Dilakukan Setelah Ramadan
Iwan menjelaskan pada 2026 terdapat 219 titik jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Tangerang dan akan dilakukan perbaikan.
Penulis: Nurmahadi | Editor: Joko Supriyanto
Laporan Reporter Tribuntangerang.com, Nurmahadi
TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Ruas Jalan Raya Pasar Kemis–Rajeg yang belakangan viral di media sosial akibat kondisinya yang rusak dipastikan akan segera ditangani Pemerintah Kabupaten Tangerang pada tahun 2026 ini.
Jalan sepanjang kurang lebih 3,3 kilometer tersebut telah masuk dalam perencanaan perbaikan permanen dengan alokasi anggaran sekitar Rp26,61 miliar melalui program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
"Untuk Jalan Raya Pasar Kemis-Rajeg sepanjang 3,3 kilometer, anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan permanen kurang lebih sebesar Rp 26,61 miliar," ucap Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, Jumat (20/2/2026).
Iwan menjelaskan pada 2026 terdapat 219 titik jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Tangerang dan akan dilakukan perbaikan.
Beberapa di antaranya yakni Jalan Raya Pasar Kemis–Rajeg, Jalan Raya Pakuhaji–Sepatan, serta Jalan Raya Cikupa–Pasar Kemis.
"Jadi berdasarkan program RPJMD, di 2026 ini memang terdapat 219 titik jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Tangerang, akan dilakukan perbaikan ditahun ini," ungkapnya.
Dia menjelaskan meskipun perbaikan permanen baru akan dilakukan setelah Ramadan, upaya pemeliharaan rutin sudah berjalan sejak Januari hingga awal Februari 2026.
Baca juga: Jalan Ciputat Sering Rusak, Selokan Tersumbat dan Truk Sampah Diduga Jadi Biang Keladi
Penanganan tersebut mencakup sejumlah ruas prioritas, termasuk Pasar Kemis–Rajeg, Pakuhaji–Sepatan, Cikupa–Pasar Kemis, serta ratusan titik lainnya.
"Sebetulnya kalau perawatan atau pemeliharaan jalan sudah dilakukan sejak Januari dan awal Februari 2026 ini, namun untuk perbaikan permanen memang baru akan dilakukan setelah Ramadan nanti," ucap Iwan.
Sementara itu Jalan Raya Pakuhaji–Sepatan saat ini telah memasuki tahap lelang dan dijadwalkan mulai diperbaiki secara permanen pasca Ramadan 2026 dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp30 miliar.
"Untuk Jalan Raya Pakuhaji-Sepatan sudah dalam proses lelang saat ini, " ucapnya.
Iwan menambahkan, tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan banyak ruas jalan mengalami kerusakan.
Kondisi tersebut tidak hanya terjadi di Kabupaten Tangerang, tetapi juga di sejumlah wilayah Jabodetabek dan Provinsi Banten.
"Karena memang ketika curah hujan tinggi banyak jalan mengalami kerusakan, bahkan daerah DKI juga mungkin permasalahan jalan pasca banjir ini sangat-sangat krusial sekali," jelasnya.
| Biaya Transportasi Naik, Warga Ciputat Cari Cara Murah Agar Tetap Bisa Mudik |
|
|---|
| Cerita Hida Mudik Lebih Awal dari Tangsel ke Kuningan, Pilih Bus Agar Lebih Murah dan Praktis |
|
|---|
| Warga Sebut Tambal Sulam Jalan Raya Pasar Kemis Bukan Solusi, Berharap Perbaikan Total |
|
|---|
| BPJS PBI Dinonaktifkan Pemerintah Pusat, Berikut Cara Cek Desil DTSEN Bagi Warga Kota Tangerang |
|
|---|
| Dinas Sosial Kota Tangerang Hadirkan Loket Reaktivasi BPJS PBI di 104 Kantor Kelurahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Jalan-berlubang-di-Jalan-Raya-Pasar-Kemis-5990.jpg)