Lebih Mudah, Warga Tangsel Kini Bisa Akses Layanan Publik Lewat WhatsApp
Pemkot Tangsel tengah menyiapkan terobosan dalam pelayanan publik melalui platform terintegrasi berbasis WhatsApp bernama Helita
Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Joko Supriyanto
Selain menyiapkan layanan digital baru, Pemkot Tangsel saat ini juga masih melakukan evaluasi terhadap kualitas pelayanan publik di seluruh unit kerja.
Evaluasi dilakukan secara bertahap dengan melibatkan pendampingan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk mengukur capaian berdasarkan sejumlah indikator pelayanan publik.
Benyamin mengatakan peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi target yang terus didorong pemerintah daerah.
Setelah sebelumnya masuk dalam jajaran 13 besar nasional, lanjut Benyamin, Pemkot Tangsel menargetkan dapat menembus 10 besar nasional melalui berbagai inovasi pelayanan dan peningkatan kepuasan masyarakat.
"Target saya masuk 10 besar. Intinya karena ini soal kepuasan masyarakat menerima pelayanan, itu yang harus diukur. Pelayanan publik, daya saing, dan kesejahteraan itu menjadi pokok dan harus terus dievaluasi," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan, Tb Asep Nurdin menuturkan pengembangan Tangsel One dan Helita merupakan inisiatif langsung Wali Kota yang menginginkan transformasi pelayanan publik berbasis teknologi digital dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas.
Menurutnya, digitalisasi tidak hanya ditujukan untuk memudahkan warga, tetapi juga meningkatkan efektivitas kerja aparatur pemerintah.
"Pak Wali itu ingin sekali pelayanan pemerintah kita bisa itu menggunakan teknologi digital. Dan alhamdulillah sebulan yang lalu Tangerang Selatan sudah launching Tangsel One. Tangsel One ini bukan hanya bisa melayani di sisi faktor eksternal tetapi juga bisa mempermudah kinerja teman-teman khususnya di tingkat internal," ujarnya.
Ia menjelaskan, platform Tangsel One yang telah diluncurkan saat ini masih terus dikembangkan. Fitur kecerdasan buatan melalui Helita sudah berjalan untuk sejumlah layanan, namun belum mencakup seluruh pelayanan publik yang dimiliki Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Karena itu, integrasi berbagai layanan masih menjadi fokus pengembangan ke depan.
"Kalau kemarin kita baru untuk pelayanan perizinan. Pak Wali ingin layanan kesehatan, layanan kependudukan, itu juga masuk ke dalam satu siklus aplikasi, yaitu Tangsel One," ujarnya.
Menurutnya, saat ini Helita telah mampu menjawab berbagai pertanyaan masyarakat terkait sejumlah layanan utama yang paling sering diakses warga. Bahkan untuk sektor pelayanan perizinan yang berada di bawah Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), seluruh layanan sudah terhubung dengan sistem tersebut.
"Kalau bicara persentase dari jumlah layanan publik yang ada di Tangsel, 100 persen kalau PTSP sudah semuanya yang masuk ke dalam layanan Tangsel One kita atau Helita kita," ujarnya.
Berdasarkan data penggunaan yang dihimpun Dinas Kominfo, pertanyaan yang paling banyak disampaikan masyarakat melalui Helita berkaitan dengan administrasi kependudukan, pelaporan kejadian di lingkungan sekitar, serta layanan perizinan.
"Pertama untuk bertanya terkait persoalan layanan publik seperti KTP hilang itu ngurusnya seperti apa. Yang kedua, melaporkan kejadian-kejadian yang ada di lingkungannya. Yang ketiga memang terkait dengan masalah perizinan yang ada di kita," kata dia.
| Prakiraan Cuaca Tangsel, Tangerang dan Kota Tangerang Senin 15 Juni 2026: Sebagian Berawan |
|
|---|
| SIM Keliling di Tangerang Selatan Senin 15 Juni 2026, Ada 2 Lokasi |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Tangsel, Tangerang dan Kota Tangerang Minggu 14 Juni 2026: Sebagian Hujan Ringan |
|
|---|
| Uang Hasil Penggelapan Mobil Dipakai Judol, Pengelola Showroom Ditangkap |
|
|---|
| SIM Keliling di Tangerang Selatan Minggu 14 Mei 2026, Berikut Persyaratannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Layanan-WhatsApp-bernama-Helita-atau-Helo-Kita-Tangerang-Selatan.jpg)