BREAKING NEWS: Batik Air Mendarat Darurat di Kualanamu, Ditumpangi Kepala BNPB dan Bupati Aceh Barat

Pesawat Batik Air tersebut berangkat dari Aceh menuju ke Jakarta sekira pukul 10.55 WIB siang, dari jadwal penerbangan semula sekira pukul 10.00 WIB.

Penulis: Hertanto Soebijoto | Editor: Mohamad Yusuf
Istimewa
(Ilustrasi) Pesawat Batik Air seri Airbus A-330 yang ditumpangi Kepala BNPB Pusat Letjen TNI Ganip Warsito dan Bupati Aceh Barat Haji Ramli MS mendarat darurat di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang Sumatera Utara, Minggu (29/8/2021) sekira pukul 11.45 WIB. 

TRIBUNTANGERANG.COM, MEDAN - Pesawat Batik Air seri Airbus A-330 yang ditumpangi Kepala BNPB Pusat Letjen TNI Ganip Warsito dan Bupati Aceh Barat Haji Ramli MS mendarat darurat di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang Sumatera Utara, Minggu (29/8/2021) sekira pukul 11.45 WIB.

Pesawat Batik Air tersebut berangkat dari Aceh menuju ke Jakarta sekira pukul 10.55 WIB siang, dari jadwal penerbangan semula sekira pukul 10.00 WIB.

Namun, pesawat yang mengangkut ratusan penumpang berangkat dari Aceh seharusnya mendarat di Jakarta terpaksa harus mendarat darurat di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang Sumatera Utara.

Baca juga: Bagaimana Nasib Peserta Tes SKD CPNS 2021 di Jawa-Madura-Bali yang Belum Vaksin? Ini Solusinya

Baca juga: VIRAL, Ojol Antar Pesanan Obat Naik Sepeda Sejauh 15 Km karena Tak Punya Motor, Begini Kisahnya

Baca juga: Lokasi Tes PCR di Tangerang Selatan yang Sudah Sesuai Harga Keputusan Pemerintah

Menurut informasi yang diterima wartawan ANTARA Biro Aceh, Teuku Dedi Iskandar yang ikut dalam penerbangan ini, pesawat dengan registrasi PK-LEL tersebut diduga mengalami gangguan teknis di dalam mesin.

"Kami sempat khawatir dengan kejadian ini, semoga kami dapat melanjutkan penerbangan dengan selamat sampai ke tujuan," kata Hayatullah Fajri, seorang penumpang asal Meulaboh, Aceh Barat, Ahad.

Ia mengatakan, pesawat Batik Air tersebut berangkat dari Aceh menuju ke Jakarta sekira pukul 10.55 WIB siang, dari jadwal penerbangan semula sekira pukul 10.00 WIB.

Sementara itu, Irfan seorang penumpang lainnya mengatakan, mereka terkejut ketika pilot memutuskan pesawat yang ditumpangi tersebut, akan mendarat darurat di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara

Baca juga: Cara Lapor Online Jika Lolos Proses Verifikasi Tapi BLT BPJS Ketenagakerjaan Tak Kunjung Cair di BCA

Baca juga: BUTUH Bansos Kemensos? Begini Cara Mengajukannya, Siapkan KTP dan KK

Baca juga: Ini 3 Jenis Vaksin yang Bisa Digunakan untuk Anak Usia 12-17 Tahun, Berikut Penjelasan BPOM

Sesuai tujuan penerbangan di dalam tiket, kata dia, pesawat tersebut memiliki jadwal penerbangan langsung dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, Aceh Besar, dengan tujuan Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta.

Dalam pesawat tersebut juga turut ditumpangi oleh Kepala BNPB Pusat Letjen TNI Ganip Warsito beserta rombongan, termasuk Bupati Aceh Barat Haji Ramli MS.

Petugas Wings Air yang ditanyai di ruang tunggu penumpang, Ridho mengatakan pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab pendaratan darurat tersebut.

Ia mengaku tidak bisa memberikan keterangan, karena belum mendapatkan informasi terkait peristiwa ini.

"Sebaiknya ke Humas Lion Air saja, Bapak Danang," katanya singkat.

Baca juga: Penerbangan Batik Air Dialihkan dari Bandara Halim Perdanakusuma ke Bandara Soekarno Hatta

Baca juga: Pesawat Batik Air Gagal Terbang karena Ada Goresan Sepanjang 30 cm di Permukaan Kaca Pilot

Baca juga: Terbang 20 Menit, Pesawat Batik Air Mendarat Darurat di Jambi, Roda Rusak Parah, Ini Penampakannya

Batik Air Rute Jambi-Jakarta Putar Balik

Sebelumnya diberitakan, pesawat Batik Air dengan kode penerbangan ID-6803, rute keberangkatan Bandar Udara Sultan Thaha, Jambi (DJB) tujuan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang (CGK) mengalami kendala teknis pada Sabtu (6/3/2021).

Sebelum dioperasikan, pesawat Airbus 320-200 registrasi PK-LUT telah menjalani pemeriksaan lebih awal yakni sebelum diterbangkan (pre-flight check) dan dinyatakan laik terbang dan beroperasi atau airworthy for flight.

Baca juga: Seluruh Armada Batik Air Dilengkapi HEPA Filter untuk Tangkal Virus Corona

Dalam penerbangan ID-6803, Batik Air membawa enam awak pesawat, 114 penumpang dewasa, dua anak-anak, serta satu balita.

Proses persiapan penerbangan selama di darat selesai, Batik Air penerbangan ID-6803 yang dijadwalkan berangkat pukul 13.00 WIB dengan diperkirakan tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada 14.10 WIB, mengudara sesuai jadwal keberangkatan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved