Manusia Silver Menjamur di Beberapa Wilayah, Mensos Risma akan Berdayakan

Para manusia silver ini, kata Risma akan diberdayakan untuk mendapatkan keterampilan dan dapat bekerja secara layak.

Editor: Mohamad Yusuf
Instagram @ind_uniform
Dunia maya sempat diviralkan dengan adanya video seorang pensiunan polisi yang menjadi manusia silver di Semarang, Jawa Tengah. Video tersebut memperlihatkan seorang pria yang menjadi manusia silver ditangkap Satpol PP viral di media sosial. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Menteri Sosial Tri Rismaharini mengaku telah mengerahkan tim untuk mengumpulkan para manusia silver dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

Para manusia silver ini, kata Risma akan diberdayakan untuk mendapatkan keterampilan dan dapat bekerja secara layak.

"Saat ini tim kita juga lagi membujuk manusia silver dan pengemis lainnya satu per satu. Beberapa dari mereka juga sudah mau bekerja di balai," kata Risma di Kantor Kemensos, Jln Salemba Raya, Jakarta Pusat, Senin (27/9/2021).

Baca juga: Bagaimana Nasib Peserta Tes SKD CPNS 2021 di Jawa-Madura-Bali yang Belum Vaksin? Ini Solusinya

Baca juga: VIRAL, Ojol Antar Pesanan Obat Naik Sepeda Sejauh 15 Km karena Tak Punya Motor, Begini Kisahnya

Baca juga: Lokasi Tes PCR di Tangerang Selatan yang Sudah Sesuai Harga Keputusan Pemerintah

Risma mengatakan Kemensos akan mengumpulkan para manusia silver satu persatu.

"Kita sekarang lagi kumpulkan semua. Tim kita kemarin di bawah jembatan ada lagi. Kita ambil, lagi kumpulkan. Tim kita di bawah jembatan ada lagi kita bawah lagi. Kita selesaikan satu-satu," ucap Risma.

Sebelumnya, Kemensos telah menangani temuan bayi 10 bulan di Tangerang Selatan yang dijadikan manusia silver.

Dirinya menginstruksikan unit pelayanan teknis (UPT) terkait untuk untuk melakukan asesmen komprehensif terhadap bayi berinisial MFA ini beserta ibunya CK.

Atas instruksi Mensos, tiga UPT yakni Balai Melati Jakarta, Balai Handayani Jakarta, Balai Mulya Jaya Jakarta, serta Tim Reaksi Cepat Kementerian Sosial bergerak ke lapangan.

Berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan, tim menemukan informasi akurat mengenai keduanya.

Pihak Dinas Sosial mengatakan bahwa Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan sempat mengamankan dua orang berinisial E dan B yang membawa MFA meminta-minta tanpa sepengetahuan CK.

Atas dasar informasi tersebut, tim Kemensos memberi motivasi agar CK dan anaknya dibawa untuk mendapatkan layanan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI).

Atas tawaran tim Kemensos, CK pun menyetujui dan akhirnya ia sudah berada di Balai Melati Jakarta sejak Minggu (26/9).

Selama di Balai Melati, CK mendapatkan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) untuk mengatasi krisis yang dihadapinya.

Tim LDP juga memotivasi dengan harapan menghasilkan perubahan perilaku positif terhadap CK agar lebih memahami peran dan tanggung jawabnya terhadap tumbuh kembang MFA sebaik-baiknya.

Selama proses asesmen awal, didapatkan fakta bahwa CK  juga berprofesi sebagai manusia silver sejak 2 bulan terakhir. Ia tinggal bersama teman-temannya di kos-kosan dengan biaya Rp400 ribu/bulan.

Baca juga: Bagaimana Nasib Peserta Tes SKD CPNS 2021 di Jawa-Madura-Bali yang Belum Vaksin? Ini Solusinya

Baca juga: VIRAL, Ojol Antar Pesanan Obat Naik Sepeda Sejauh 15 Km karena Tak Punya Motor, Begini Kisahnya

Baca juga: Lokasi Tes PCR di Tangerang Selatan yang Sudah Sesuai Harga Keputusan Pemerintah

Dengan memahami latar belakang ekonomi CK, Risma menginstruksikan agar CK bisa mendapatkan akses terhadap pekerjaan.

Memperhatikan dan menindaklajuti arahan Mensos, tim Balai Melati memberikan bantuan ATENSI berupa pemenuhan sembako seperti susu dan popok bagi MFA.

Selain itu, CK akan diberikan bantuan pembinaan kewirausahaan agar dapat membuka usaha di daerah asalnya Brebes.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mensos Risma Bakal Kumpulkan Manusia Silver untuk Diberdayakan.
Penulis: Fahdi Fahlevi

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved