Kesehatan
Terapi Obat Pasien Kanker Hati dari Roche Indonesia Meningkatkan Harapan Hidup Lebih Lama
Obat imunoterap atezolizumab kombinasi bevacizumab telah mendapat persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Penulis: Ign Agung Nugroho | Editor: Intan UngalingDian
TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Pasien kanker kanker hati seperti karsinoma sel hati/hepatoseluler karsinoma/HCC punya harapan hidup.
Jadi, jangan putus asa. Ada harapan hidup lebih panjang jika melakukan terapi atau pengobatan.
Salah satu harapan pasien kanker hati dari Roche Indonesia--perusahaan farmasi-yang mengumumkan bahwa obat imunoterapi atezolizumab menjadi obat untuk pasien kanker hati.
Obat imunoterapi atezolizumab kombinasi bevacizumab telah mendapat persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Menurut dr Ait-Allah Mejri-Presiden Direktur Roche Indonesia, imunoterapi atezolizumab kombinasi bevacizumab menjadi obat untuk pasien kanker hati tipe karsinoma sel hati stadium lanjut.
Obat itu juga untuk pasien kanker hati yang tidak dapat dioperasi dan belum pernah mendapatkan pengobatan sebelumnya.
"Persetujuan BPOM untuk imunoterapi pertama pada terapi kanker hati ini menandai era baru pengobatan kanker hati yang merupakan penyakit yang berkembang cepat," kata Mejri.
Mejri mengatakannya saat diskusi virtual yang digelar Roche Indonesia bertema, 'Era Baru untuk Pasien Kanker Hati, Peran Deteksi Dini dan Terapi Inovatif Imunoterapi untuk Kesintasan Hidup Pasien', pekan lalu.
Dia memaparkan, obat imunoterapi kanker bekerja membantu sistem imun di tubuh manusia untuk secara spesifik membunuh sel kanker.
Studi klinis menunjukkan, penggunaan atezolizumab dikombinasikan bevacizumab meningkatkan angka kesintasan hingga 19,2 bulan atau 34 persen lebih tinggi dibandingkan pengobatan standar.
Selain itu, mencegah perburukan penyakit hingga 6,9 bulan atau perbaikan hasil pengobatan hingga 35 persen dibandingkan dengan pengobatan standar saat ini.
"Selain memperoleh kesempatan harapan hidup yang baik, pasien dapat juga menjalani hidup yang lebih berkualitas dengan profil keamanan obat yang dapat ditoleransi dengan baik," kata Mejri.
Baca juga: Manfaat Bayam Kurangi Risiko Kanker Usus Besar hingga 50 Persen
Kematian tertinggi ke-6
Kanker hati merupakan kanker paling umum ke-6 di dunia.
Mengacu data organisasi kesehatan dunia (WHO) tahun 2020, lebih dari 900.000 orang di dunia didiagnosis menderita kanker hati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Kanker-hati1510.jpg)