Rabu, 3 Juni 2026

Usul Densus 88 Dibubarkan, Fadli Zon Dinilai Tendensius dan Provokatif

Mantan Wakil Ketua DPR ini menuding Densus 88 kerap melemparkan isu islamofobia.

Tayang:
Editor: Yaspen Martinus
ISTIMEWA
Politikus Partai Gerindra Fadli Zon mengusulkan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri dibubarkan. 

Menurutnya, fakta di lapangan menunjukkan aksi terorisme tidak berdasarkan agama manapun.

"Soal tuduhan Islamofobia, saya rasa ini agak provokatif."

Baca juga: Soal Bendera HTI Terpasang di Meja Kerja Jaksa KPK, Polri Masih Tunggu Informasi

"Karena teroris itu tidak berkaitan dengan agama manapun, jadi tidak ada korelasinya."

"Mau agama Islam, Kristen, Buddha, atau apapun, kalau melakukan tindakan terorisme ya pasti diberantas."

"Kalau memang mayoritas jaringan terorisme membawa embel-embel Islam, ya itu fakta adanya," beber Sahroni.

Baca juga: KPK Minta Novel Baswedan Laporkan Orang Dalam Azis Syamsuddin dan Bawa Bukti Valid

Sahroni juga meminta Fadli Zon mempelajari lebih jauh terorisme di Indonesia, juga sepak terjang Densus 88 dalam memberantas aksi teroris.

"Saya rasa Pak Fadli Zon sebaiknya sebelum menyimpulkan sesuatu lebih baik tabayun dulu, ngobrol dulu dengan Densus 88 dan para keluarga korban."

"Pelajari tentang terorisme di Indonesia, pelajari begitu banyak nyawa yang melayang."

"Bukan ujuk-ujuk mengeluarkan statement yang tendensius begini," cetusnya. (Vincentius Jyestha/Chaerul Umam)

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved