Kesehatan
Waspada Gigi Berlubang Parah Bisa Berpengaruh pada Kesehatan Jantung
Penting menjaga kesehatan gigi dan mulut. Jika gigi berlubang parah, maka berisiko terkena penyakit jantung tiga kali lebih tinggi.
Penulis: Ign Agung Nugroho | Editor: Intan UngalingDian
TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Jaga kesehatan gigi dan mulut Anda. Jika mengabaikan kesehatan gigi dan mulut , maka bisa mengancam nyawa.
Pasalnya, kesehatan gigi dan mulut yang buruk bisa memengaruhi kesehatan jantung.
Apalagi jika gigi berlubang parah, maka berisiko terkena penyakit jantung tiga kali lebih tinggi.
Penting menjaga kesehatan gigi dan mulut itu dikemukakan dr BRM Ario Soeryo Kuncoro SpJP (K) FIHA FAsCC, pakar kardiologi dari RSJPD Harapan Kita dan Heartology CV Center Brawijaya Hospital Saharjo.
Menurut Ario Soeryo Kuncoro, gangguan jantung yang berhubungan dengan kesehatan gigi dan mulut yakni endokarditis.
Dia menjelaskan, kuman di mulut dan gigi masuk ke aliran darah sehingga memicu peradangan dan kerusakan pada katup jantung sehingga menyebabkan kebocoran jantung.
Kumpulan kuman menempel pada jaringan luka akan meningkatkan risiko infeksi lanjut dan stroke, sehingga diperlukan penanganan segera dan operasi katup.
Bahkan penggantian katup jantung.
Baca juga: Gaya Tidur Vampir Bisa Memecahkan Masalah Tidur dan Mengatasi Masalah Kesehatan Lain
Baca juga: 6 Manfaat Kesehatan Teh Hijau Berdasarkan Penelitian Termasuk Bisa Menghilangkan Bau Mulut
"Kuman salah satunya dapat berasal dari kondisi kesehatan gigi yang buruk seperti gigi berlubang parah," kata Ario saat menjadi pembicara acara 'Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2021' secara virtual pekan lalu.
"Jadi, endokarditis sangat bisa dicegah, termasuk dengan menjaga kebersihan gigi dan mulut, serta rutin memeriksakan gigi," katanya lagi.
Oleh karena itu menjaga kesehatan gigi dan mulut sangat penting terutama saat pandemi Covid-19.
Masalah kesehatan gigi dan mulut juga menjadi perhatian pemerintah.
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pandemi Covid-19 berdampak pada menurunnya pemanfaatan layanan kesehatan gigi dan mulut di masyarakat.
"Hal ini tentunya dapat menjadi tantangan bagi kita dalam mewujudkan Indonesia bebas karies tahun 2030," kata Budi Gunadi pada kesempatan yang sama.
Lantas, dia mengapresiasi Unilever Indonesia bersama Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi, Rumah Sakit Gigi dan Mulut (AFDOKGI).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Gigi-sehat12010.jpg)