Libur Nataru

Sopir di Tangerang Sebut, Kini Banyak Penumpang Lebih Memilih Naik Bus di Terminal Bayangan

Umumnya, mayoritas tujuan penumpang yang diangkutnya itu bertujuan ke wilayah Jawa Tengah, yakni Semarang, Purwodadi hingga Yogyakarta

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Mohamad Yusuf
TRIBUNTANGERANG/GILBERT SEM SANDRO
Situasi terminal Poris Plawad, Tangerang, memasuki periode libur nataru. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Memasuki musim libur Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Terminal Poris Plawad, Tangerang, belum mengalami lonjakan penumpang.

Kendati demikian, hal tersebut tidak sejalan dengan jumlah penumpang yang menggunakan jasa dari setiap Perusahaan Otobus (PO) di Kota Tangerang.

Iye, salah sopir PO Bus Antar Kota Antar Provinsi, Sinar Jaya, mengakui jumlah penumpang yang naik dari loket PO di pinggir jalan, lebih banyak dari penumpang yang naik dari terminal.

"Kalau kenaikan penumpang di periode libur nataru ini sebenarnya, tapi bukan dari terminal, melainkan dari loket PO bus yang ada di pinggir jalan," ujar Iye saat diwawancarai TribunTangerang, Senin (27/12/2021).

Iye mengatakan, kenaikan penumpang pada bus yang dibawanya tersebut hanya berjumlah 10 penumpang dalam sekali trayek perjalanan.

Umumnya, mayoritas tujuan penumpang yang diangkutnya itu bertujuan ke wilayah Jawa Tengah, yakni Semarang, Purwodadi hingga Yogyakarta

"Kalau kenaikan penumpang sih sudah ada ya, tapi tidak terlalu banyak hanya 10 penumpang saja dalam sekali jalan. Tapi lumayanlah dibandingkan pandemi tahun 2020 lalu, sudah mulai naik sedikit-sedikit penumpangnya di mudik tahun ini," kata Iye.

"Banyak yang naik itu penumpang dari daerah Tangerang sama Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, itu juga naiknya dari loket pinggir jalan bukan di terminal," jelasnya.

Iye menjelaskan, penyebab belum adanya lonjakan penumpang yang naik dari terminal, lantaran terdalat beberapa terminal yang mewajibkan syarat hasil tes antigen negatif Covid-19.

Hal tersebut menjadi penyebab penumpang enggan mengeluarkan biaya tambahan untuk mudik, dan memilih menaiki bus lewat PO yang berada di pinggir jalan.

"Penyebab penumpang lebih memilih naik lewat PO pinggir jalan itu karena, ada beberapa terminal yang menetapkan syarat tes antigen," terangnya.

"Kalau lewat loket pinggir jalan enggak perlu, hanya cukup menunjukan surat  kalau dia sudah divaksin saja," ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Agus salah satu staff PO Arimbi, menurutnya hanya terdapat 2-3 penumpang yang berangkat dari Terminal Poris Plawad pada sejak Sabtu (25/12/2021) lalu.

Menurutnya, dalam sepekan terakhir jumlah penumpang yang naik dari Terminal Poris Plawad hanya 1-2 orang, dengan demikian kenaikan penumpang hanya satu orang.

"Jumlah penumpang hanya tiga orang saja paling dalam sehari, enggak ada peningkatan yang banyak di hari libur tahun baru ini," tambahnya.

Baca juga: Cara Cek Penerima BSU Rp1 Juta Lewat bsu.kemnaker.go.id atau WhatsApp dan Cara Pencairannya

Baca juga: Kisah Keluarga Komplotan Copet Asal Jakarta Beraksi di Sirkuit Mandalika, Ayah, Ibu, Anak, Tersangka

"Naiknya itu cuma satu penumpang saja, soalnya hari biasa itu cuma 1-2 orang doang, makanya enggak ada yang gimana-gimana," terangnya.

Ia menuturkan, penumpang saat ini mayoritas menuju kawasan Jawa Timur, tujuan tersebut merupakan daerah yang sering dikunjungi saat musim liburan.

"Memang tujuannya sekarang banyak yang ke Jawa Timur, ya biasalah daerah-daerah orang mudik kesana," tutup Agus. (M28)

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved