Kriminalitas

Polisi Ringkus Enam Orang Gengster Joglo 92, Satu di Antaranya Tenteng Celurit

Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Barat yang mendapat informasi itu langsung bergerak cepat membubarkan dan menangkap pelaku tawuran.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Hertanto Soebijoto
Istimewa
Enam orang gengster sepeda motor Joglo 92 terlibat tawuran dengan kelompok lain di kawasan Pos Pengumben, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Minggu (30/1/2022) dini hari kemarin. 

TRIBUNTANGERANG.COM, KEBON JERUK - Enam orang gengster sepeda motor Joglo 92 terlibat tawuran dengan kelompok lain di kawasan Pos Pengumben, Kecamatan Kebonjeruk, Jakarta Barat pada Minggu (30/1/2022) dini hari kemarin.

Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Barat yang mendapat informasi itu langsung bergerak cepat membubarkan dan menangkap pelaku tawuran.

Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat Kompol Rahmad Sujatmiko mengatakan, dari enam orang gengster yang diamankan, satu diantaranya membawa celurit.

"Jadi gengster ini memang sudah mempersenjatai diri untuk melakukan tawuran," ujar dia saat dihubungi, Senin (31/1/2022).

Rahmad melanjutkan, pembubaran tawuran itu setelah pihaknya mendapat informasi adanya aksi tawuran dua kelompok pemuda.

Baca juga: Pelajar SMP Bawa Celurit Dibekuk Polisi saat Terlibat Tawuran di Depan Pamulang Square

Baca juga: Pengamen Penuh Tatto Aniaya Warga Kabupaten Tangerang dengan Celurit hingga Bersimbah Darah

Kemudian dengan cepat pihaknya terjun ke lokasi guna mencegah adanya korban luka dan jiwa.

Setiba di sana, para gengster sepeda motor ini kocar-kacir karena takut ditangkap aparat kepolisian.

Aksi saling kejar-kejaran pun terjadi antara polisi dengan gengster yang berusaha menyelamatkan diri dari buruan Tim Patroli Perintis Presisi.

"Setelah saling kejar-kejaran, kami akhirnya menangkap enam gengster tidak jauh dari lokasi kejadian tawuran," ucap dia.

Baca juga: 70 Pelajar Diduga Akan Serang Siswa Lain Diamankan di Cikokol, Ada yang Bawa Celurit

Keenam orang itu akhirnya dibawa ke Polsek Kebon Jeruk sesuai dengan lokasi kejadian untuk ditindak lanjuti.

Namun demikian, Rahmad tidak merinci identitas para pelaku tawuran tersebut karena yang menangani perkaranya adalah Polsej Kebon Jeruk.

"Kami akan terus menjaga wilayah demi menciptakan situasi aman dan kondusif, sehingga warga bisa tidur lelap di malam hari," tegas dia.

Para pelaku tawuran bersenjata tajam bisa dikenakan Pasal UU Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tanpa izin.

Baca juga: SAMSAT Keliling Wilayah Tangerang dan Jakarta Senin 31 Januari 2022, Cek Titik Lokasinya

Para pelaku juga melakukan live streaming di sosial medianya untuk memancing kelompok lain ikut dalam aksi tawuran.

"Kami akan proses sesuai hukum yang berlaku," sambung dia. (m26)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved