Video Syerin Minta Maaf ke Gofar Menuai Tanya, Ada yang Curiga Direkayasa

Wanita yang mengaku jadi korban pelecehan seksual Gofar Hilman, membuat video permintaan maaf. Netizen tidak percaya dan curiga ada yang disembunyikan

Penulis: Ign Prayoga | Editor: Ign Prayoga
Instagram @pergijauh
Gofar Hilman 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG -- Youtuber Gofar Hilman pernah dituduh melakukan pelecehan seksual. Tuduhan ini datang dari pemilik akun @quweenjojo atau Hafsyarina Sufa Rebowo atau Syerin.

Pada Jumat (11/2/2022) malam, Syerin memberikan klarifikasi lewat akun Twitter @quweenjojo. Dalam video yang diunggah, Syerin yang didampingi dua orang meminta maaf karena telah membuat tudingan palsu kepada Gofar Hilman. Syerin menyatakan tudingan yang dibuatnya pada 8 Juni 2021 adalah palsu.

"Pada hari ini tanggal 10 Februari 2022 saya ingin mengklarifikasi cuitan yang saya buat di tanggal 8 Juni 2021 yang menuduh Abdul Gofar Hilman telah melakukan pelecehan seksual terhadap saya," kata Syerin di akun Twitter-nya. "Saya mengklarifikasi bahwa hal itu tidak benar adanya," ujar Syerin.

Syerin lalu menceritakan kejadian pada pertemuannya dengan Gofar Hilman beberapa tahun lalu. Syerin mengatakan, dirinya bertemu untuk meminta video selfie bersama Gofar yang saat itu juga berprofesi sebagai penyiar radio.

Baca juga: Natasha Wilona Didoakan oleh Gus Miftah Mendapat Hidayah Jadi Mualaf

"Pada 19 Agustus 2018 pun saya minum dan berada di bawah pengaruh alkohol. Jadi pelecehan seksual Gofar itu sejujurnya nggak terjadi," ujar Syerin.

"Kenapa saya mengetwit hal seperti itu karena adanya pancingan atau trigger dari cerita-cerita pelecehan seksual lainnya dan ada delusi atau dorongan internal yang imajinatif dalam diri saya untuk menceritakan ke publik," kata Syerin.

"Sejujurnya, ada rasa gelisah beberapa waktu setelah saya membuat tweet itu dan ingin meminta maaf ke Gofar Hilman karena sudah terlanjur mencemarkan namanya, namun di sisi lain ada rasa takut dan bingung. Saya pun tidak mengira bahwa reaksi publik sebesar itu atas tweet yang pernah saya buat," kata dia.

Pada akhir video, Syerin meminta maaf kepada Gofar Hilman dan keluarga atas twitnya itu. "Untuk itu, saya, dan juga kedua orang tua saya, memohon pintu maaf yang sebesar-besarnya kepada Gofar dan keluarga, juga seluruh pihak yang merasa dirugikan atas kesalahan yang pernah saya perbuat. Saya sudah belajar banyak dari kekeliruan ini," katanya.

Baca juga: Demi Uang Rp 1 juta, MYL menjadi Pembunuh Vicky Firlana

Kasus dugaan pelecehan seksual ini sempat ramai dan viral di media sosial.

Buntut dari munculnya tudingan tersebut, Gofar Hilman ditendang dari manajemen Lawless. Gofar Hilman juga sempat menghilang dari media sosial untuk mencari bukti atas tudingan yang dibuat Syerin.

Ketika kembali muncul di media sosial, Gofar Hilman menekankan ia tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan oleh pemilik akun @quweenjojo.

"Gue menegaskan tidak melakukan hal tersebut, dan omongan gue bisa dipertanggungjawabkan," kata Gofar Hilman dikutip dari Kompas.com.

Gofar juga mengaku menghubungi pihak Syerin untuk mencari kebenarannya, namun tidak mendapat respons yang baik. Saat itu Gofar mengaku siap menempuh jalur hukum.

Di sisi lain, saat itu Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK) Jakarta membuka aduan untuk para korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh penyiar Gofar Hilman. Saat posko aduan itu dibuka, terhitung sudah 8 orang yang melapor, termasuk @quweenjojo.

Baca juga: Diduga Ini Penyebab Mobil Elf Rombongan Pelajar SMK Terjun ke Jurang Tegalwaru Karawang

Video Syerin pada Jumat malam mengusik netizen. Hashtag Gofar pun trending di Twitter.

Netizen menduga, ada yang disembunyikan oleh Syerin.

"Apakah ini tanpa paksaan atau sedang dalam tekanan?" tulis akun @shoegaze87.

"Kalo gofar ga nuntut balik ada kemungkinan ini klarifikasi dalam tekanan," cuit @thegreat_adi26

"Kalo Gofar ga nuntut nih cewe baik pidana/perdata gw malah curiga jangan2 udah ada kesepakatan sblm akhirnya video ini turun," tulis @rafiqi_28. (*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved