Pandemi Covid19

Kebiasaan Sarapan pada Gen Z dan Milenial Selama Pandemi, Mereka Mulai Menyiapkan Sarapan Sendiri

Menurut survei Herbalife Nutrition bertajuk Asia Pacific Breakfast Habits Survey 2021 ada perubahan positif terkait sarapan. 

Penulis: | Editor: Lilis Setyaningsih
pexels/trang-doan
Sarapan waktu makan yang tidak boleh diabaikan begitu saja 

• Sediakan protein yang cukup untuk mendukung kesehatan otot. Makan cukup protein di pagi hari tidak hanya membantu memuaskan rasa lapar, tetapi juga dapat membantu menjaga kesehatan otot. Bagi banyak orang, makanan khas sehari-hari cenderung memberikan sedikit protein saat sarapan, sedikit lebih banyak saat makan siang, dan jumlah yang jauh lebih besar saat makan malam. Ini adalah pola yang tidak baik untuk membangun dan memperbaiki jaringan otot. Pembentukan protein otot dapat meningkat apabila asupan protein lebih merata sepanjang hari.

Jangan melewatkan sarapan

Dengan banyaknya manfaat yang ditawarkan ini, sarapan adalah waktu makan yang tidak boleh diabaikan begitu saja.

Namun, apabila Anda bekerja dari rumah atau di kantor, sangat mudah bagi Anda untuk melewatkan sarapan karena adanya keinginan memperpanjang waktu tidur untuk beberapa menit.

Terutama pada hari-hari ketika sulit untuk bangun pagi karena hujan atau karena Anda tidur terlalu larut pada malam harinya.

Dengan mengingat hal ini, mungkin membuat beberapa perubahan sederhana pada kehidupan sehari-hari dapat membantu, seperti bangun 15 menit lebih awal setiap hari untuk menyiapkan sarapan sehat yang praktis dan bergizi.

Baca juga: Kesehatan Kulit Tetap Terjaga Walaupun di masa Pandemi Covid-19, Rutin Lakukan Perawatan Sederhana

Susan mengingatkan, ketika memilih apa yang akan dimakan untuk sarapan, sarapan yang sehat dan bergizi seimbang harus mengandung jumlah protein yang layak (20-30 gram adalah target yang baik).

Ini membantu mengurangi rasa lapar dan mendukung kesehatan otot, dan bersama dengan beberapa karbohidrat sehat dapat memberikan energi dan serat.

Karbohidrat harus mencakup, setidaknya, beberapa buah atau sayuran.

Jika membutuhkan kalori yang lebih, tambahkan beberapa biji-bijian.

"Pada hari-hari di mana Anda menginginkan sarapan lengkap yang memberikan keseimbangan nutrisi yang tepat untuk tubuh Anda, sarapan dengan protein shake adalah pilihan yang baik untuk dipertimbangkan," ujar Susan, Rabu (16/2/2022).

Baca juga: Layanan Kesehatan Terpadu Berbasis Teknologi Semakin jadi Kebutuhan Masyarakat

"Yang Anda butuhkan untuk bisa melakukan sarapan sehat setiap hari hanya lah menyisihkan sedikit waktu Anda dan sebuah komitmen jangka panjang!," imbuhnya. 

Susan melanjutkan, membentuk sebuah kebiasaan baru tidak selalu mudah.

Dibutuhkan tekad, kemauan yang kuat, dan lingkungan yang tepat untuk memulai sesuatu yang baru.

Penelitian telah menunjukkan bahwa rata-rata, dibutuhkan 66 hari, setara dengan lebih dari dua bulan, agar sebuah perilaku baru menjadi kebiasaan.

Dalam hal kebiasaan sarapan harus mempertimbangkan dua hal utama yaitu frekuensi sarapan dan nutrisi yang terkandung dalam menu sarapan sehat. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved