MotoGP Mandalika

Berkah MotoGP, Perhotelan di Mandalika nyaris collaps, Kini Bangkit Kembali

ketua Mandalika Hotel Association Akui Harga Naik, Namun Diiringi dengan Peningkatan Standar Pelayanan

Tribun Tangerang/Rafzanjani Simanjorang
Samsul Bahri, ketua Mandalika Hotel Association (MHA) berbicara tentang bangkitnya perhotelan di Mandalika dengan adanya MotoGP 

TRIBUNTANGERANG.COM, LOMBOK - Bisnis perhotelan di Mandalika Tengah, Lombok, NTB bangkit dengan adanya pergelaran MotoGP.

Seperti yang diketahui, sebelum MotoGP digelar, perhotelan di Mandalika nyaris collaps.

Berawal dari gempa dasyat tahun 2018 lalu, perhotelan mencoba bangkit dihantam pula oleh pandemi Covid-19, yang membuat bisnis perhotelan gigit jari.

Dengan adanya MotoGP bisnis ini mendadak ramai dan harganya pun naik sehingga sempat menjadi perhatian pemerintah.

Baca juga: Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Meroket Hingga 155 Persen Selama MotoGP Mandalika

Samsul Bahri, Ketua Mandalika Hotel Association (MHA) saat ditemui Warta Kota di GM Hotel menjelaskan, perhotelan di Mandalika Tengah full akan tamu, terutama dari crew, official dan para petugas lain yang tugasnya berkaitan dengan balapan MotoGP atau persiapan sirkuit.

"Ini adalah event terbesar yang pernah kami rasakan di Mandalika. MHA punya 61 properti, hampir 50 persennya dihuni oleh crew dan official, dan mereka menginapnya dengan jangka waktu lama," ucapnya baru-baru ini di Lombok.

Meski hasil total pendapatan baru akan diketahui di akhir bulan Maret nanti, namun Samsul yakin perputaran uang begitu besar di Mandalika Tengah, mengingat rata-rata tamu menginap selama enam malam, dengan kisaran harga per malamnya, minimal Rp 1.000.000, hingga Rp 2.000.000.

Samsul menambahkan, kenaikan yang terjadi, tak lepas dari hukum ekonomi.

Baca juga: Suasana Terkini MotoGP Mandalika 2022, Hujan Deras Guyur Sirkuit Mandalika, Muncul Pawang Hujan

Namun, kenaikan tersebut menurutnya dibarengi dengan peningkatan standar pelayanan.

Sementara itu, segmen market perhotelan di Mandalika awalnya ternyata orang mancanegara.

Kenaikan harga yang terjadi pun disebut Samsul tak terlalu dipermasalahkan tamu dari mancanegara.

"Perhotelan di Mandalika sangat terbantulah dengan adanya MotoGP ini. Sekarang semuanya telah buka, semoga kebijakan dari pemerintah juga tidak berubah, sehingga wisatawan tidak khawatir untuk datang tanpa harus melewati masa-masa karantina," ujarnya.

Baca juga: Produk Kreatif Jakpreneur Hadir di Pameran UMKM Ajang MotoGP Mandalika 2022

Sementara itu, untuk saran dan masukan para pengunjung lokal perihal harga penginapan yang meroket, MHA akan melakukan konsolidasi nantinya dengan berbagai pihak guna memberikan penawaran lain yang tidak memberAtkan calon pengunjung, misalnya penginapan dipaketkan dengan tiket nonton MotoGP serta tiket berwisata. (raf)

 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved