Ramadhan

Terminal Lebak Bulus Tidak Layani Tes Swab Antigen bagi Penumpang Bus saat Mudik Lebaran 2022

Terminal Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP)  Lebak Bulus, Jakarta Selatan, tidak melayani tes swab antigen kepada calon penumpang.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Intan Ungaling Dian
Tribun Tangerang/Ramadhan LQ
Terminal Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Lebak Bulus tidak melayani tes swab antigen atau PCR. Calon penumpang di Terminal Lebak Bulus disyaratkan sudah vaksinasi dosis pertama dan kedua, serta vaksinasi booster. Atau, calon penumpang menunjukkan negatif Covid-19 melalui tes swab antigen atau PCR 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Terminal Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP)  Lebak Bulus, Jakarta Selatan, tidak melayani tes swab antigen kepada calon penumpang.

Kepala Terminal Lebak Bulus, Hernanto Setiawan mengatakan, Terminal Lebak Bulus tidak melayani tes swab antigen karena hanya terminal lintasan.

"Jadi, kita tidak ada fasilitas antigen dan sebagainya," ujar Hernanto di Terminal Lebak Bulus, Selasa (5/4/2022).

Dia mengimbau kepada calon penumpang yang ingin mudik untuk menyiapkan persyaratan sesuai aturan.

Seperti menunjukkan hasil negatif tes Covid-19, berupa tes antigen atau PCR.

Hasil negatif tes Covid-19 wajib ditunjukkan apabila masyarakat baru menerima vaksin dosis kedua atau dosis pertama.

Baca juga: Demi Keselamatan Penumpang, Mulai H-7 Lebaran, Ratusan Sopir di Terminal Kalideres Akan Dites Urine

Baca juga: Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta Dibuka untuk Penerbangan Domestik

Menurutnya, sebaiknya calon penumpang sudah menerima vaksinasi dosis ketiga (booster) sehingga tidak perlu menunjukkan hasil negatif tes Covid-19.

"Jadi hanya imbauan sejak jauh-jauh hari bilang ke awak bus, kepada penumpang untuk tetap menyiapkan yang dipersyaratkan oleh pemerintah. Baik booster maupun antigen," kata dia.

Petugas Terminal Lebak Bulus, kata Hernanto, melarang calon penumpang naik bus jika tidak bisa menunjukan hasil negatif tes Covid-19.

"Terminal Lebak Bulus akan mengikuti aturan dari pemerintah. Tentunya untuk persyaratan mudik itu harus booster atau vaksin ketiga."

"Apabila belum melaksanakan booster, dibuktikan melalui antigen," tuturnya.

Baca juga: Terminal Sepi, Pusat Perbelanjaan Blok M Mall ikutan Mati dari Kejayaan

Baca juga: Sopir Bus Terminal Poris Plawad Prediksi Penumpang di Ramadan Bakal Membludak 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan ada sejumlah aturan yang longgar saat bulan Ramadhan dan Lebaran 2022.

Tahun ini, Jokowi memperbolehkan umat Islam melaksanakan salat tarawih berjamaah di masjid.

Selain itu, masyarakat juga diperbolehkan untuk melakukan mudik Lebaran tapi  dengan beberapa syarat.

Syaratnya antara lain sudah mendapatkan dua kali vaksin dan satu kali booster, serta tetap menerapkan protokol kesehatan  ketat.

"Saya minta kita semuanya tetap menjalankan protokol kesehatan, disiplin menggunakan masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak," kata Hernanto Setiawan.

 
 
 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved