Selasa, 14 April 2026

Ramadhan

Dishub DKI Jakarta Gelar Mudik Gratis, Laman Mudik Gratis Diakses 4,8 juta Orang

Dinas Perhubungan DKI Jakarta mencatat ada 4,8 juta orang mengakses situs mudik gratis Pemprov DKI Jakarta, yakni www.mudikgratisdkijakarta.id.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Intan UngalingDian
Tribun Tangerang/Andika Panduwinata
Terminal Bayangan di Cikokol, Kota Tangerang, masih sepi calon pemudik, dua minggu sebelum Lebaran, Minggu (17/4/2022). Lonjakan pemudik diperkirakan terjadi H-7 Lebaran. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA -  Dinas Perhubungan DKI Jakarta mencatat ada 4,8 juta orang mengakses situs mudik gratis Pemprov DKI Jakarta, yakni www.mudikgratisdkijakarta.id.

Pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya mengantisipasi kesalahan atau error saat masyarakat mendaftar lewat situs tersebut.

“Kami sudah bikin jalur antrean, kemungkinan besar mereka pasti bisa masuk asal memang harus antre,” ujar Kepala Bidang Angkutan Jalan pada Dinas Perhubungan DKI Jakarta Yayat Sudrajat, Senin (18/4/2022).

Yayat mengatakan, beberapa hari lalu situs pendaftaran memang mengalami error karena saat itu ada 4,8 juta warga mengaksesnya.

Dia meminta masyarakat bersabar karena kekuatan jaringan internet dari gawai peserta memengaruhi untuk mengakses situs tersebut.

“Antusiasme masyarakat yang lumayan banyak, artinya mereka load pendaftaran itu sampai 4,8 juta yang mencoba mengakses."

"Jadi, tim IT (informasi dan teknologi) kami sudah buat antrean sehingga sekarang lebih lancar,” katanya.

Baca juga: Kota Tangerang Gencarkan Vaksinasi Booster Jelang Mudik Lebaran

Baca juga: Waspadai Delapan Pasar Tumpah di Karawang yang Rawan Timbulkan Kemacetan Saat Mudik

Sejak pendaftaran dibuka Sabtu-Senin (16-18/4/2022)  pukul 11.00 WIB, tercatat sudah 6.500 kuota mudik  terisi.

Pemerintah daerah telah menyiapkan kuota 19.680 peserta untuk program mudik dan balik tahun 2022.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan 31 armada truk untuk mengangkut sepeda motor pemudik.

"Jadi belum full (penuh), sampai saat ini dari kuota 11.680 (untuk mudik) baru keisi 6.500. Kami masih buka pendaftarannya,” katanya.

Menurut dia, pemerintah daerah lebih mengutamakan warga ber-KTP DKI Jakarta untuk program mudik dan balik ini.

Bagi pendaftar ber-KTP non DKI Jakarta masih bisa mengikuti program ini, selama kuota tercukupi.

“Kami nggak mengkhususkan, tapi mengutamakan warga Jakarta. Kalau mengkhususkan itu berarti warga KTP DKI saja,” ujarnya.

Dia menambahkan, sepeda motor lebih dulu diberangkatkan Selasa (26/4/2022) di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved