Hepatitis
Dinkes DKI Maksimalkan Tim Surveilans Dalami Penyakit Menular, Salah Satunya Hepatitis Misterius
Dinas Kesehatan DKI Jakarta memaksimalkan peran tim Surveilans untuk mendalami kasus hepatitis misterius.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Lilis Setyaningsih
TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA -- Dinas Kesehatan DKI Jakarta memaksimalkan peran tim Surveilans untuk mendalami kasus hepatitis misterius.
Saat ini sudah ada tiga anak yang meregang nyawa karena diduga suspek hepatitis misterius.
“Kami punya sistem Surveilans penyakit wabah, jadi selama ini pun sebelum Covid-19 sistem Surveilans ini sudah ada sejak tahun 2004,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinkes DKI Jakarta Dwi Oktavia pada Kamis (5/5/2022).
Menurut dia, pergerakan penyakit menular cenderung fluktuatif.
Baca juga: Hepatitis Akut yang Serang Anak Diduga Long Covid-19, Epidemiolog Minta Vaksin Digencarkan
Hal itu berdasarkan hasil pemantauan Dinkes DKI dari laporan di rumah sakit dan Puskesmas di Jakarta.
“Karena di luar sebelum ada penyakit hepatitis yang belum diketahui penyebabnya, ini kan hepatitis juga ada hepatitis A hepatitis B hepatitis C itu kan sudah ada,” ujar Dwi.
Menurutnya, mayoritas penderita hepatitis memiliki gejala kuning dan keluhan medis yang dirasa hampir mirip.
Di sisi lain, ada peningkatan enzyme dari fungsi hati pasien, sehingga perlu diwaspadai supaya penderita tidak mengalami tingkat keparahan yang berujung pada kematian.
Baca juga: Kemenkes Minta Semua Pihak Mewaspadai Hepatitis Akut Misterius yang Menyerang Anak-anak
“Jadi diwaspadai dan diperiksa lebih detil untuk kemungkinan mencari penyebab hepatitisnya," kata Dwi.
"Apakah termasuk hepatitis yang sedang masuk kewaspadaan atau hepatitis yang memang sudah ada sebelumnya,” imbuhnya.
Dikutip dari kompas.com, tiga anak yang dirawat di RSUPN Dr. Ciptomangunkusumo Jakarta Pusat meninggal dunia diduga karena hepatitis akut yang saat ini masih misterius.
Sebelumnya, kasus hepatitis akut yang misterius ini juga menimpa sejumlah anak di beberapa negara Eropa dan Asia.
Baca juga: Tiga Bocah di RSCM Diduga Meninggal karena Hepatitis Akut Anak Misterius, Kenali Gejalanya
Tiga pasien yang meninggal di Jakarta tersebut meninggal dengan rentang dua minggu terakhir hingga 30 April 2022.
Pihak Kementerian Kesehatan RI menyebutkan, hepatitis akut misterius tersebut belum diketahui penyebabnya.
Kemenkes masih melakukan investigasi mengenai penyebab kejadian hepatitis akut misterius tersebut melalui sejumlah pemeriksaan panel virus lengkap.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/ilustrasi-emergency.jpg)