Artis Tersangkut Narkoba

Gitaris Kahitna Andrie Banyuajie Dibekuk Kasus Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

Personel grup vokal Kahitna, Andrie Banyuajie dibekuk polisi karena kasus dugaan penyalahgunaan narkoba.

Tribun Tangerang/Indri Fahra Febrina
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan saat konferensi pers penangkapan musisi Kahitna Andrie Banyuajie, di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (3/6/2022). Gitaris Kahitna ini setelah menjalani tes urine terbukti menyalahgunakan zat psikotropika. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Personel grup Kahitna, Andrie Banyuajie dibekuk polisi karena kasus dugaan penyalahgunaan narkoba.

Gitaris Kahitna Andrie Banyuajie ini diringkus di kediamannya di Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (2/6/2022) sekitar pukul 12.30 WIB.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, setelah menjalani tes urine, Andrie Banyuajie positif memakai zat psikotropika atau narkoba.

Berdasarkan pemeriksaan urine Andrie Banyuajie, dia terbukti mengandung Benzodiazepine. 

"Dari hasil penangkapan dan penggeledahan tersangka AB, terdapat barang bukti 45 butir Valdimex Diazepam," ucap Zulpan  dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (3/6/2022). 

Valdimex Diazepam termasuk jenis Psikotropika golongan IV. 

Golongan obat keras itu berpotensi ringan menyebabkan ketergantungan dan bisa digunakan untuk pengobatan terapi berdasarkan resep dokter. 

Baca juga: Penjual Ribuan Tramadol dan Hexymer Online Siap Edar Dibekuk Satresnarkoba Polresta Serang Kota

Baca juga: Gary Iskak Ditangkap Gara-gara Kasus Narkoba di Pasir Putih Bandung Jawa Barat

Alasan Andrie mengonsumsi jenis psikotropika tersebut agar dapat beristirahat dan tidur tenang saat malam hari. 

Musisi Kahitna ini dikenai pasal 62 juncto pasal 37 ayat 1 Undang-undang Republik Indonesia No 5 1997 tentang psikotropika. 

Andrie Banyuajie terancam hukuman penjara di atas lima tahun atas dugaan penyalahgunaan psikotropika. 

"Rencana tindak lanjutnya yaitu berkoordinasi dengan BNNP (Badan Narkotika Nasional Provinsi-Red) untuk dilakukan asesmen sejauh mana penyalahgunaan psikotropika tersebut,"ucap Zulpan,


 
 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved