Kabut di Karawang
Bukan Puncak, Muncul Kabut di Karawang Bikin Viral
Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Barat, Indra Gustari menjelaskan penyebab fenomena kabut terjadi dini hari di Karawang itu merupakan hal biasa.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Lilis Setyaningsih
TRIBUNTANGERANG.COM, KARAWANG -- Karawang bukan Puncak.
Kawasan Puncak tentu sudah biasa adanya kabut.
Tapi ketika di Karawang yang biasanya panas ada fenomena kabut tebal bisa jadi viral di media sosial.
Kejadian kabut kebal itu muncul pada Sabtu (18/6/2022).
Baca juga: Selama Dua Tahun Pandemi, 8 Ribu Pasangan Ajukan Perceraian di Pengadilan Agama Karawang
Baca juga: Lima Mahasiswa BSI Karawang Harumkan Nama Kampus Lewat Sambo Series 2
Atas fenomena itu, Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Barat, Indra Gustari menjelaskan penyebab fenomena kabut terjadi dini hari di Karawang itu merupakan hal biasa.
Indra meminta warga Karawang agar tidak panik.
"Itu sudah biasa, masyarakat engga perlu panik dan khawatir," ujarnya, pada Senin (20/6/2022).
Dia menerangkan, kabut ini biasa terjadinya jika pelepasan panas dari permukaan buminya maksimal pada malam atau dini hari dalam bentuk gelombang panjang.
Baca juga: Polisi Tahan Sopir Elf Tewaskan 7 Orang dalam Insiden Kecelakaan di Karawang
Baca juga: Guru di SMKN 1 Karawang Ciptakan Teknologi Penghemat BBM Pakai Air, Modifikasi dari Mobil BMW
"Dari situ radiasi gelombang panjang dari permukaan bumi tersebut menjadi optimum jika langit cerah atau tidak ada awan khususnya pada musim kemarau," terangnya.
Dilanjutkannya, fenomena kabut di Karawang bukan hal yang berbahaya.
Karena kabut terjadi akibat variabilitas iklim atau musim.
Sebab dari analisis Stasiun Klimatologi Jawa Barat, pada awal Juni tahun 2022, Kabupaten Karawang telah memasuki musim kemarau.
"Analisis Stasiun Klimatologi Jawa Barat, sampai awal Juni 2022 ini beberapa wilayah di Jawa Barat sudah memasuki musim kemarau, yaitu di pesisir utara Jawa Barat (mulai dari Karawang, bagian utara Bekasi, sebagian besar Subang dan sebagian besar Indramayu) dan sebagian wilayah tengah," tandasnya. (MAZ)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Fenomena-kabut-tebal-terjadi-di-Kabupaten-Karawang.jpg)