Tangerang Raya
SMAN 13 Tangerang Bungkam saat Dikonfirmasi Video Viral Pendaftaran PPDB Tak Transparan
Perangkat sekolah SMAN 13 Tangerang bungkam saat dikonformasi perihal video viral yang menampilkan sekolah tersebut.
Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Intan UngalingDian
TRIBUNTANGERANG.COM, CILEDUG - Perangkat sekolah SMAN 13 Tangerang bungkam saat dikonformasi perihal video viral yang menampilkan sekolah tersebut.
Video viral di media sosial itu menyebutkan bahwa pihak sekolah tidak transparan dalam proses pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2022/2023.
Saat Tribuntangerang.com mendatangi SMAN 13 Tangerang, Ciledug, Kota Tangerang, Kamis (7/7/2022), salah satu guru di sekolah tersebut enggan bicara soal video viral tersebut.
Alasannya, dia tidak mendapat perintah untuk mengklarifikasi dari Kepala SMAN 13 Tangerang dan Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Banten, Wilayah Kota Tangerang.
"Kami tidak bisa memberi tanggapan karena kami juga belum mendapat arahan dari atas untuk menanggapi video yang viral itu," ujar salah seorang guru kepada Tribuntangerang.com.
"Karena kebetulan kepala sekolah kami di SMAN 13 Kota Tangerang juga lagi tidak di Indonesia, jadi kita tidak bisa memberi tanggapan apapun," kata guru yang enggan disebut namanya.
Sementara itu, orangtua calon siswa yang mendatangi sekolah tersebut mengalami kesulitan bertemu dengan pihak sekolah.
Baca juga: Ari Tunggu 30 Menit untuk Cabut Berkas Lantaran Tak Ada Panitia PPDB di SMAN 13 Tangerang
Baca juga: Video Viral, SMAN 13 Tangerang Tidak Transparan Melayani Orangtua Calon Murid saat PPDB
Diberitakan sebelumnya, SMAN13 Tangerang menjadi sorotan masyarakat dan warganet di media sosial Instagram dan Tiktok.
Pasalnya, orangtua mengeluhkan layangan di sekolah tersebut saat menggelar pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB).
Salah satu yang mengeluhkan layanan pendaftaran PPDB di SMAN 13 Tangerang yakni Ari.
Dia datang ke SMAN 13 Tangerang untuk mencabut berkas pendaftaran sekolah anaknya yang tidak diterima di SMAN 13 Tangerang.
Alasannya, berkas tersebut akan digunakannya lagi untuk mendaftar ke sekolah lain.
Namun, Ari harus menunggu waktu lama mencari guru atau pengurus sekolah untuk mencabut berkasnya.
"Tapi, sudah menunggu lebih dari 30 menit saya belum lihat guru atau petugas siapa pun yang bisa saya tanya, untuk mengurus keperluan ini," ujar Ari kepada Tribuntangerang.com, Kamis (7/7/2022).
Dia mengatakan, telah mencoba mengelilingi area sekolah untuk mencari guru yang bertugas, namun tidak berhasil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/SMAN-13-Tangerang377.jpg)