Tangereang Raya

Guru Agama SMP di Kabupaten Tangerang Cabuli 3 Pelajar, Ancam Murid Dikeluarkan dari Ekstrakurikuler

Guru sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Tangerang Selatan menjadi tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap tiga siswanya.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Intan Ungaling Dian
Tribun Tangerang/Ramadhan LQ
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan (tengah) saat konferensi pers kasus pencabulan anak menunjukkan barang bukti, di Polda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (19/7/2022). Dia mengatakan, tersangka pelaku pencabulan terhadap tiga siswa merupakan guru agama sekaligus pelatih ekstrakurikuler pramuka dan paskibra di SMP di Kabupaten Tangerang. 

"Kemudian 1 hari setelah dilaporkan ini bisa diungkap oleh Satreskrim Tangsel dengan menangkap pelakunya yang pada saat itu berada di Parung Panjang," katanya.

"Kemudian dilakukan pemeriksaan dan pelaku mengakui setelah ditunjukkan bukti-bukti terkait dengan kejahatannya," ujarnya lagi.

Baca juga: Bocah di Bawah Umur yang Jadi Korban Pencabulan Tukang Bubur di Tangerang Alami Trauma Psikis

Baca juga: Orangtua Korban Pencabulan Anak Berharap Tukang Bubur Dihukum Setimpal

Modus yang digunakan AR yakni melakukan pengancaman terhadai korban.

Korban diancam akan dikeluarkan dari ekskul paskibra dan pramuka jika menolak permintaan pelaku.

Barang bukti yang diamankan berupa baju yang digunakan korban pada saat kejadian dan visum et Repertum.

Setelah ditetapkannya sebagai tersangka, AR dijerat Pasal 82 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang PERPPU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU RI Nomor 23 Tahun 2022 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-undang.

"Dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar," kata Zulpan. 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved