Kemerdekaan RI

Juru Parkir di Pamulang Beli Bendera Pakai Receh Demi Pasang Merah Putih di Depan Rumah

Agus Suryadi, juru parkir di  Jalan Raya Siliwangi, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, menyisihkan recehan uang parkir untuk membeli bendera.

Tribun Tangerang/Rafzanjani Simanjorang
Juru parkir membeli bendera Merah Putih di Jalan Raya Siliwangi, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Senin (8/8/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Agus Suryadi, juru parkir di  Jalan Raya Siliwangi, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, menyisihkan recehan uang parkir untuk membeli bendera Merah Putih.

Dia ingin seperti orang lainnya, saat Agustus ini bertepatan dengan perayaan Kemerdekaan RI bisa memasang bendera di depan rumahnya.

Uang parkir yang dikumpulkan sejak pagi hari itu, koin demi koin telah genap disakunya dan dibelinya selembar bendera Merah Putih seharga Rp 35.000.

"Buat merayakan HUT RI yang ke 77. Saya gembira saja bisa merayakan HUT RI tahun ini," kata Agus yang mengenakan topi dihiasi pernak pernik bendera, di Jalan Raya Siliwangi, Senin (8/8/2022).

"Saya bangga menjadi warga Indonesia. Kebanggaannya mirip tahun 1945," ujarnya lagi.

Saat akan membeli bendera, harga yang ditawarkannya Rp 45.000 per lembar. Lalu, terjadi tawar menawar dan Agus membelinya seharga Rp 35.000 yang dibayar pakai recehan.

"Nanti dipasang di halaman. Bambunya juga sudah ada di rumah," katanya.

Baca juga: Pedagang Bendera Musiman Ceria Lagi setelah 2 Tahun Telan Kekecewaan Gara-gara Covid-19

Baca juga: Bendera Merah Putih Mulai Dipasang 1-31 Agustus 2022, Simak Serba-serbi Perayaan HUT Ke-77 RI

Juru parkir memamerkan selembar bendera Merah Putih di Jalan Raya Siliwangi, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Senin (8/8/2022). Dia membayar bendera ini dari receh yang dikumpulkannya sejak pagi saat menjadi tukang parkir.
Juru parkir memamerkan selembar bendera Merah Putih di Jalan Raya Siliwangi, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Senin (8/8/2022). Dia membayar bendera ini dari receh yang dikumpulkannya sejak pagi saat menjadi tukang parkir. (Tribun Tangerang/Rafzanjani Simanjorang)

Sementara itu, pedagang bendera Merah Putih, Saudi pernah melayani pembeli yang membayarnya menggunakan koin pada tahun lalu.

"Dulu yang beli pake koin paling bendera harga Rp 5.000. Baru dia (Agus) yang beli Rp 35.000. Sebenarnya dari kemarin dia sudah nanya-nanya harga bendera sih, tapi baru kali ini bisa beli," katanya.

Sebagai penjual, dia tak masalah melayani pembeli yang membayar menggunakan pecahan Rp 500 dan Rp 1.000.

Menurutnya, uang tersebut tetap bisa ditukarkan langsung ke toko-toko modern.

"Yang penting uang, dan dagangan laku juga," ujar Saudi bersemangat. 


 
 
 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved