Polisi Coreng Polri

Jadi Pengabdi Bandar Ekstasi, Kasat Narkoba Karawang Pernah Ungkap 1 Ton Sabu

Edi Nurdin Massa pernah berprestasi mengungkap 1 ton sabu hingga ditunjuk menjadi kasat narkoba. Edi kini ditangkap karena terlibat peredaran ekstasi

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ign Prayoga
Istimewa
Kasat Reserse Narkoba Polres Karawang AKP Edi Nurdin Massa ditangkap Bareskrim Polri, pekan lalu. Setelah penangkapan tersebut, Polres Karawang menggelar tes urine untuk para anggotanya, Selasa (16/8/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, KARAWANG -- Kasat Narkoba Polres Karawang AKP Edi Nurdin Massa ditangkap tim Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri di basement Apartemen Tamansari Mahogany Karawang, Kamis (11/8/2022) pagi. Dia ditangkap atas dugaan jadi pengabdi bandar ekstasi.

Edi Nurdin Massa memiliki pengalaman luas di bidang reserse. Salah satu prestasinya adalah pernah ungkap 1 ton sabu di Pangandaran. Atas prestasi dan pengalaman tersebut, AKP Edi Nurdin Massa dipercaya menjabat sebagai Kasat Reserse Narkoba Polres Karawang.

Catatan-catatan prestasi tersebut hancur setelah Edi Nurdin ditangkap aparat Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, pekan lalu. Musababnya, Edi Nurdin Massa diduga terlibat pengiriman 2.000 ekstasi ke Juki, bos tempat dugem di Bandung, Jawa Barat.

Buntut dari penangkapan Edi Nurdin Massa oleh Bareskrim Polri, seluruh personil Polres Karawang diwajibkan tes urine, Selasa (16/8/2022).

Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Richie Suharyadi membenarkan adanya tes urine bagi seluruh anggota Polres Karawang. "Tahu dari mana? Iya memang ada (tes urine)," kata Richie, Selasa (16/8/2022).

Saat ditanya apakah tes urine itu reaksi dari penangkapan Edi Nurdin Massa, Richie tak menjawabnya.

Dia menyebut, tes urine merupakan pemeriksaan rutin yang dilakukan terhadap personel dan jajaran Polres Karawang.

"Pemeriksaan tes urine rutin biasa. Itu mah pemeriksaan rutin tes urine yang sering dilakukan di Polres," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Karawang ditangkap tim Bareskrim Polri atas dugaan terlibat pengiriman ribuan pil ekstasi milik bandar ekstasi.

Kasat Narkoba berinisial AKP ENM tersebut ditangkap di basement Apartemen Tamansari Mahogany Karawang pada Kamis (11/8/2022) pagi.

"Pada hari Kamis tanggal 11 Agustus 2022 sekitar pukul 07.00, ENM ditangkap di basement Apartemen Tamansari Mahogany Karawang," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Krisno Halomoan Siregar, saat dikonfirmasi, Selasa (16/8/2022).

Krisno Halomoan Siregar menjelaskan, informasi keterlibatan ENM pada peredaran ekstasi berawal dari penangkapan dua pengedar narkoba di Bandung, Jawa Barat.

Para kaki tangan bandar ekstasi tersebut dibekuk di tempat dugem F3X Club dan FOX KTV di Bandung. Kedua pengedar yang ditangkap adalah JS dan RH.

Dalam pemeriksaan, kedua pengedar tersebut mengaku pernah sukses menjalankan misi berisiko tinggi yakni mengirim 2.000 pil ekstasi ke Bandung.

Misi pengiriman 2.000 ekstasi tersebut mereka lakukan bersama Kasat Narkoba Polres Karawang, AKP ENM.

"Anggota kami melakukan pengembangan dan mendapatkan alat bukti bahwa tersangka JS dan RH pernah mengantar 2.000 butir pil ekstasi ke tersangka Juki pemilik THM FOX Club dan F3X KTV Bandung. Pengiriman 2.000 ekstasi itu dilakukan bersama dengan saudara ENM," kata Krisno saat dikonfirmasi, Selasa (16/8/2022).

Karena itu, Krisno mengatakan, pihaknya langsung menangkap AKP ENM pada Kamis (11/8/2022) lalu.

Dalam kasus itu, penyidik menyita dua ponsel, plastik klip berisi shabu berat brutto 94 gr, plastik klip bening berisi shabu berat brutto 6,2 gr dan plastik klip berisi shabu berat brutto 0,8 gr.

Dengan begitu total berat barang bukti sabu yang disita 101 gr brutto.

Selain itu, penyidik menyita plastik klip berisi 2 butir pil XTC berat brutto 1,2 gr, 1 unit timbangan digital, seperangkat alat hisap sabu dan cangklong dan uang tunai Rp 27 juta. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved