Rabu, 13 Mei 2026

Tangerang Raya

Korban Binomo Indra Kenz Mengaku Diteror Buzzer dan Dihipnotis hingga Rugi Rp 696 Juta

Korban penipuan trading binary option aplikasi Binomo mengaku diteror oleh buzzer dan dihipnotis oleh terdakwa Indra Kenz alias Indra Kesuma.

Tayang:
Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Intan UngalingDian
Tribun Tangerang/Gilbert Sem Sandro
Terdakwa kasus penipuan investasi aplikasi Binomo, Indra Kenz alias Indra Kesuma, mengikuti sidang secara online di Pengadilan Negeri Tangerang, Senin (29/8/2022). Sidang hari ini menghadirkan empat saksi korban aplikasi Binomo yang telah mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Korban penipuan trading binary option aplikasi Binomo mengaku diteror oleh buzzer dan dihipnotis oleh terdakwa Indra Kenz alias Indra Kesuma.

Hal tersebut diungkapkan salah seorang korban investasi bodong Binomo bernama Hendra Gunawan saat menjadi saksi korban di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Senin (29/8/2022).

Menurut Hendra Gunawan, dia mendapat teror tersebut  melalui pesan singkat di media sosial oleh ribuan orang.

Pasalnya, terdakwa Indra Kenz mengunggah percakapannya di media sosial Instagram tanpa melakukan sensor nomor telepon seluler miliknya.

"Nomor hape saya diviralkan dan disebarkan sama Indra Kenz lewat Instagram, makanya saya diteror sampe 2.600 chat berturut-turut selama 3 minggu," ujar Hendra Gunawan di ruang sidang, Senin (29/8/2022).

"Bahkan ada juga yang mengaku sebagak polisi gadungan sampai berkali-kali meneror saya," ujarnya lagi.

Menurutnya, teror tersebut dilakukan para buzzer-pendukung terdakwa Indra Kenz

Dia mengaku selalu menyebutkan bahwa usaha yang dilakukan Indra Kenz sebagai upaya penipuan.

"Jadi, setiap orang yang follow akunnya Instagramnya Indra Kesuma itu saya chat supaya jangan ikut trading Binomo saya bilang 'itu penipuan, licik dan berbahaya'," ujarnya.

"Dan tim suksesnya Indra Kesuma enggak terima dan meneror saya, supaya enggak membongkar kejahatan Indra Kesuma," katanya lagi.

Selain mendapat teror, Hendra menduga, Indra Kenz memiliki ilmu supranatural yang tidak dimiliki banyak orang.

Akibat perbuatan Indra Kenz, dia mengalami kerugian di aplikasi Binomo mencapai Rp 696 juta.

"Saya punya prinsip dalam hidup, uang bisa masuk ke saya dari mana saja, tapi susah untuk keluar ke orang lain. Artinya enggak gampang mengeluarkan uang," tuturnya.

"Tapi ternyata saya loss (kalah) sampai Rp 696 juta dan hanya menang Rp 7 juta di Binomo ini. Saya jadi merasa dihipnotis tingkat tinggi olehnya (Indra Kenz)," katanya lagi.

Hendra mengaku mengalami depresi diri hingga tujuh bulan lamanya lantaran menerima teror dan ancaman.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved