Kenaikan BBM

Buruh Ancam Bakal Unjuk Rasa hingga Desember 2022 untuk Ajukan 3 Tuntutan

Presiden Partai Buruh sekaligus Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, aksi buruh dilakukan di 20 provinsi.

Tribun Tangerang/Alfian Firmansyah
Ribuan buruh melakukan aksi unjuk rasa menentang kenaikan BBM di depan DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (2/9/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Ribuan buruh sudah turun ke jalan memprotes kenaikan harga bahan bakar minyak, Selasa (6/9/2022).

Aksi buruh dipusatkan di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, diikuti sekitar 2.000 orang.

Presiden Partai Buruh sekaligus Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, rencananya aksi buruh ini dilakukan di 34 provinsi.

Namun, aksi unjuk rasa serentak ini hanya dilakukan di 20 provinsi.

"Beberapa provinsi belum bisa melakukan aksi unjuk rasa karena faktor keamanan seperti Papua dan Papua Barat," ujar Said Iqbal kepada wartawan di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (6/9/2022).

Menurut Said Iqbal, ada tiga isu  tuntutan bagi buruh, bukan hanya kenaikan BBM, melainkan dua isu lainnya yakni tolak pembahasan Omnibuslaw Undang-undang Cipta Kerja.

Isu ketiga yakni minta kenaikan upah minimum tahun 2023 sebesar 10 -13 persen. 

Dari ketiga isu tersebut, para buruh mengutamakan minta pemerintah RI untuk membatalkan kenaikan BBM. 

Baca juga: Di Depan Pagar DPR, Massa Buruh Bentangkan Spanduk Tolak Kenaikan Harga BBM

Baca juga: Ribuan Buruh Bakal Unjuk Rasa Hari ini di DPR RI Protes Kenaikan BBM Ditambah 2 Isu Lain

Presiden Partai Buruh sekaligus Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal saat di tengah para buruh yang sedang melakukan aksi unjuk rasa memprotes kenaikan BBM di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (6/9/2022).
Presiden Partai Buruh sekaligus Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal saat di tengah para buruh yang sedang melakukan aksi unjuk rasa memprotes kenaikan BBM di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (6/9/2022). (Tribun Tangerang/Alfian Firmansyah)

Aksi buruh tersebut diorganisir oleh berbagai organisasi serikat buruh seperti  KSPI, ORI KBBI, kemudian KSBSI.

Serikat petani Indonesia, serikat nelayan, forum buruh, dan tenaga honorer.

"Aksi ini hanya awalan saja, dan akan terus menerus sampai bulan Desember 2022," tutur Said Iqbal

Buruh juga lakukan unjuk rasa terkait harga sewah rumah yang naik berkisar sebesar Rp 50.000. 

"Kemudian, soal ongkos transportasi dan juga paling meningkat tajam inflasi adalah makanan, sebanyak 11,5 persen, dengan kenaikan tembus di angka 15 persen," ujar Said Iqbal


 
 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved