Kasus Brigadir J

Bharada E Jalani Terapi Trauma Pasca Terlibat Penembakan Brigadir J

Menghadapi rasa trauma tersebut, Ronny menegaskan kliennya, Bharada E masih menjalani terapi trauma.

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Ign Agung Nugroho
Kompas.com/Vitorio Mantalean
Bharada E (baju hitam), ajudan Kadivpropam nonaktif Polri Irjen Ferdy Sambo yang dituduh menembak Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022, selesai diperiksa Komnas HAM RI, Selasa (26/7/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Perkembangan penyelidikan kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, saat ini sedang berjalan di tahapan persidangan. 

Namun, setiap tersangka nampak merasakan situasi tertekan, terkhusus kepada saksi pelaku yang sedang mendapatkan perlindungan Justice Collaborator, ialah Bharada E.

 

 

Hal itu dijelaskan kuasa hukum Bharada E, Ronny Berty Talapessy, bahwa kliennya tersebut sempat di posisi trauma usai terlibat dalam kasus pembunuhan Brigadir J yang telah terjadi beberapa waktu lalu.

Menghadapi rasa trauma tersebut, Ronny menegaskan kliennya itu masih menjalani terapi trauma.

"Sekarang posisinya lebih mendekat kepada Tuhan, ia juga banyak berdoa,dan sekira Senin (12/9/2022), ada terapi hingga 1,5 jam," kata Ronny saat dikonfirmasi awak media, Kamis (15/9/2022).

 

Baca juga: Deolipa Yumara Ungkap Alasannya Mengapa Gugat Bareskrim dan Bharada E 

 

Ronny juga menegaskan, kondisi trauma yang dialami Bharada E ini didapatkan pasca menjalani Assessment Psikologis dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), yang diketahui juga merupakan pihak menjamin JC-nya.

"Sudah kita lakukan Asesment Psikologis juga, nanti terapinya terkait trauma, kita lihat masih ada trauma," lugas Ronny.
 
Diketahui sebelumnya, LPSK mengungkapkan kondisi Bharada E hingga saat Senin (12/9/2022) ternilai stabil.

Mengingat sebelumnya, Bharada E sudah melangsungkan pemeriksaan konfrontir dan rekonstruksi perihal reka pembunuhan terhadap Brigadir J pada akhir Agustus kemarin.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua LPSK, Susilaningtias, bahwa Bharada E dijelaskannya tidak terdapat gangguan atau tekanan, sehingga dapat dikategorikan dengan kondisi baik.

"Bharada E aman, baik, tenang juga kondisinya," kata Susi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat oleh awak media, Senin (12/9/2022).

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved