Angkutan Kota

Hingga Akhir Tahun 2022 Bus Tayo dan Si Benteng Gratis, Pemkot Tangerang Anggarkan Rp12,5 M

Pemkot Tangerang Anggarkan Rp12,5 Miliar untuk Bus Si Tayo dan Angkot Si Benteng hingga Akhir Tahun 2022

Tribun Tangerang/Gilbert Sem Sandro
Bus angkutan milik Pemerintah Kota Tangerang Si Tayo gratis hingga akhir tahun 2022 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA -- Sebanyak Rp12,5 miliar dianggarkan Pemerintah Kota Tangerang untuk menggratiskan angkutan dalam kota, Tayo dan Si Benteng.

Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah mengatakan, anggaran itu digunakan untuk menggratiskan angkutan umum milik Kota Tangerang itu hingga akhir tahun 2022 mendatang.

"Sekitar Rp12,5 miliar dianggarkan untuk menggratiskan Tayo dan si Benteng, anggaran itu kalau kita laksanakan selama 4 bulan atau sampai akhir tahun 2022 nanti," ujar Arief Wismansyah kepada awak media Jumat (16/9/2022).


Penggratisan tersebut dilakukan Pemkot Tangerang pasca naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi pada Sabtu (3/9/2022) lalu.

Menurutnya, langkah menggratiskan bus dalam kota Tayo dan angkutan dalam kota Si Benteng tersebut, dilakukan guna membantu mobilitas masyarakat.

Selain itu, Pemkot Tangerang juga bakal menganggarkan 2 persen dari total APBD Kota Tangerang untuk menekan angka inflasi. 

"Nilainya sebesar Rp6 miliaran, itu dari 2 persen dari APBD untuk bantuan tunai langsung moda transportasi masyarakat," kata dia.

Baca juga: Secara Bertahap Pemkot Tangerang Mulai Salurkan BLT BBM dan Sembako Tahap 1

Kemudia Arief juga menjelaskan, penyusunan RAPBD Kota Tangerang Tahun 2023 dilakukan sesuai prioritas pembangunan Kota Tangerang.

Terdiri dari Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup, Pemantapan Kualitas Sumber Daya Manusia, Pemantapan Perekonomian Daerah, Pemantapan Kualitas Infrastruktur, Pemantapan Layanan Publik Didukung Aparatur yang Kompeten.

"Secara garis besar komposisi Rancangan APBD T.A 2023 dijelaskan pendapatan daerah dianggarkan sebesar Rp4,21 Triliun," tuturnya.

"Sedangkan untuk belanja daerah dianggarkan sebesar Rp 4,66 Triliun," terangnya.

Baca juga: Keluhan Orangtua Balita di Karang Tengah yang Dapat Obat Kedaluwarsa Tak Direspons Pemkot Tangerang


Ia memaparkan, komposisi Rancangan APBD Tahun Anggaran 2023 Kota Tangerang terdiri dari Anggaran Pendapatan Daerah sebesar Rp4,2 Triliun dan Belanja Daerah sebesar Rp4,6 Triliun atau defisit Rp 445,43 Miliar yang ditutup dari pembiayaan netto yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Daerah Tahun 2022. 

"Secara keseluruhan belanja daerah tersebut untuk mendanai urusan pemerintahan wajib yang bekaitan dengan pelayanan dasar, urusan pemerintahan yang tidak berkaitan dengan pelayanan dasar dan seluruh unsur penunjang termasuk unsur pengawasan serta unsur kewilayahan," jelas Arief Wismansyah. (m28)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved