Perampokan toko emas

Bukan Aksi Solo, Hasil Pemeriksaan CCTV, Polisi Duga Ada Pelaku Lain di Kasus Perampokan ITC BSD

Hasil Pemeriksaan CCTV, Polisi Duga Ada Pelaku Lain di Kasus Perampokan ITC BSD

Tribun Tangerang/Rafzanjani Simanjorang
Kerugian yang dialami pemilik toko emas akibat perampokan pada Jumat (16/9/2022) mencapai Rp 375 juta. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG  SELATAN -- Ketika kasus perampokan toko emas di ITC BSD mencuat, diberitakan bahwa aksi tersebut dilakukan tunggal alias sendirian pada Jumat (16/9/2022).

Pasalnya, pelaku yang tertangkap layar CCTV, hanya sendirian saja. Begitu juga  keterangan para saksi.

Namun, dari rekaman CCTV, polisi menduga ada pelaku lain yang terlibat.

"Diduga pelaku lebih dari satu. Pelaku kabur dengan motor dan ada pelaku lain yang sudah menunggu," ujar IPDA Galih selaku Kasi Humas Polres Tangsel saat dikonfirmasi, Kamis (22/9/2022).

Informasi tersebut diperoleh dari rekaman CCTV yang berada di sekitar mal.

"Itu dari hasil rekaman CCTV di jalan dekat mal. Kalau di tempat aksi kerekam satu orang, kalau di CCTV pinggir jalan pas kabur jadi dua," sambungnya.

Saat ini, kasus perampokan tersebut masih dalam proses lidik.

Polres Tangsel sendiri dibantu oleh kepolisian Metro Jaya untuk menangkap pelaku.

Baca juga: Pelaku Perampokan Toko Emas di ITC BSD Teridentifikasi

Baca juga: Polisi Periksa 9 Saksi terkait Perampokan Toko Emas di ITC BSD

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengatakan penyidik masih berupaya mengidentifikasi sosok pelaku berdasarkan rekaman kamera pengawas yang berada di lokasi kejadian.

Selain itu, penyidik mencocokkan informasi dari rekaman CCTV, dengan keterangan dari tujuh saksi yang sudah diperiksa.

"Untuk pelaku masih dalam proses pencocokan ciri-ciri yang nampak di CCTV dan berdasarkan keterangan saksi-saksi," ujar Zulpan dalam keterangannya, Selasa (20/9/2022) lalu. (Raf)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved