Berita Kota Tangerang

Diduga Palsukan Surat Izin Berusaha, Satpol PP Kota Tangerang Amankan 2 Penjual Miras 

Penjual minuman keras tersebut ditangkap, lantaran memalsukan izin berusaha penjual eceran minuman beralkohol.

Tribun Tangerang/Gilbert Sem Sendro
Dua orang penjual minuman beralkohol tipe B dan C diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang, Kamis (15/12/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, KOTA TANGERANG - Dua orang penjual minuman beralkohol tipe B dan C diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang, Kamis (15/12/2022).

Kasatpol PP Kota Tangerang, Wawan Fauzi mengatakan, penjual minuman keras tersebut ditangkap, lantaran memalsukan izin berusaha penjual eceran minuman beralkohol.

 

 

"Satpol PP Kota Tangerang mengamankan dua orang oknum yang memalsukan surat izin berusaha penjual eceran minuman beralkohol," ujar Wawan Fauzi kepada awak media.

Menurutnya, surat izin usaha yang dimiliki penjual miras tersebut tidak terdaftar dan terverifikasi di sistem OSS Kementerian Investasi.

OSS merupakan sistem berbasis teknologi informasi yang menghubungkan sistem pelayanan perizinan terpusat (PTSP Pusat) di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

"Salah seorang pedagang ini, surat izinnya belum terverifikasi dan belum terbit di OSS Kementerian Investasi," kata Wawan.

 

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru Satpol PP Kota Tangerang Razia Warung yang Jajakan Miras


"Sementara satu pedagang lainnya, sedang kami upayakan untuk meminta keterangan dari nama yang terdata sebagai pemilik usaha," sambungnya. 

Lebih lanjut Wawan mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan terhadap dua orang pedagang minuman keras di dua lokasi berbeda tersebut.

Dalam penyelidikan, Satpol PP Kota Tangerang bekerjasama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Dinas Perdagangan Industri dan Koperasi (Disperindagkop) untuk melakukan verifikasi surat izin yang dimiliki mereka.

"Sedang kita lakukan penyelidikan, karena salah satu diantara mereka juga diduga memalsukan izin berusaha penjual eceran minuman beralkohol," ungkapnya.

Wawan pun berharap, agar para pelaku usaha dapat mematuhi kebijakan Pemerintah Kota Tangerang tentang larangan pengedaran dan penjualan minuman keras, sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2005.

"Kebijakan pemerintah pusat terkait perizinan berbasis resiko melalui system OSS tetap memperhatikan kebijakan pemerintah daerah," jelas Wawan Fauzi. (m28)

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved