Saban Hari Kemacetan Mengular di Jalan Maulana Hasanudin Kota Tangerang, Warga: Jalannya Sempit

Saban hari terjadi kemacetan mengular hingga satu kilometer di Jalan Benteng Betawai dan Jalan Maulana Hasanudin.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Jefri Susetio
Wartakotalive.com-TribunTangerang/Gilbert Sem Sandro
Saban hari terjadi kemacetan mengular hingga satu kilometer di Jalan Benteng Betawai dan Jalan Maulana Hasanudin. Arus lalu lintas pada dua jalur itu mengalami kemacetan 

TRIBUNTANGERANG.COM - Saban hari terjadi kemacetan mengular hingga satu kilometer di Jalan Benteng Betawai dan Jalan Maulana Hasanudin.

Berdasarkan pengamatan Wartakotalive.com-TribunTangerang.com, Kamis (19/1/2023) petang, arus lalu lintas pada dua jalur itu mengalami kemacetan.

Karena itu, tidak sedikit pegendara nekat melawan arus untuk menghindari kemacetan yang mencapai satu kilometer itu.

Baca juga: Sadisnya Pembunuh Modus Gandakan Harta, Sekeluarga di Bekasi, 4 Orang di Cianjur, 1 Orang di Garut

Pada jalur menuju Cipondoh dan Ampera terpaksa berhenti lantaran para pengendara dari dua sisi saling berusaha mendahului hingga melanggar peraturan.

Kemudian pada Jalan Benteng Betawi, kemacetan semakin mengular, akibat kendaraan yang melintas pada lintasan kereta di Stasiun Poris tersendat karena jalan tertutup oleh pengendara yang melawan arus.

Kemacetan sulit terurai karena tidak ada seorang petugas Dinas Perhubungan yang berjaga di lokasi.

Seorang warga sekitar, Muhammad Rifky mengatakan, kemacetan di ruas jalur tersebut telah terjadi sejak lama.

Arus lalulintas akan semakin terhambat parah pada jam-jam sibuk, seperti pukul 07.00 WIB dan sore hari sejak pukul 16.30 WIB.

"Kemacetan di Jalan Maulana Hasanudin ini sudah terjadi dari dulu, apalagi kalau sudah jam sibuk kerja, pengendara bisa kena macet sampai satu jam," ujar Muhammad Rifky kepada Wartakotalive.com.

Rifky menuturkan, kemacetan tersebu karena tidak sesuainya volume kendaraan yang melintas dengan lebar jalan di lokasi itu sendiri.

Kondisi jalan yang sempit terbagi dua ruas, ditambah dengan adanya perlintasan kereta api, semakin memperparah kemacetan di lokasi tersebut.

Padahal, Pemerintah Kota Tangerang telah mengklaim melakukan pelebaran jalan di perlintasan Commuterline antara Stasiun Batu Ceper dan Stasiun Poris tersebut.

"Bagaimana enggak macet, orang jalannya sempit begini enggak ada nambah lebar sama sekali," kata dia.

"Apalagi kalau pagi dan sore hari, volume pengendara meningkat ditambah jumlah kereta yang lewat itu tambah banyak, udah makin susah lewat jadinya," ujarnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved