Tangerang Raya
Pernyataan Benyamin Davnie Soal Kecamatan Setu Rawan Bencana Tanah Longsor
Kelurahan Muncul di Kecamatan Setu ada 30 titik rawan longsor. Lima titik di antaranya mendesak penanganan segera.
Penulis: Rafzanjani Simanjorang | Editor: Intan UngalingDian
TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Bencana tanah longsor mengintai di Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan.
Bahkan, Kelurahan Muncul di Kecamatan Setu ada 30 titik rawan longsor. Lima titik di antaranya mendesak penanganan segera berupa pembangunan turap.
Menyikapi antisipasi longsor di wilayah Setu, Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie menjelaskan, pihaknya telah melakukan pengkajian secara teknis.
Pengkajian rawan tanah longsor di Kecamatan Setu itu termasuk melibatkan tenaga ahli dari Puspitek untuk teknis dan Dinas Sumber Daya Air.
"Ada beberapa persoalan di situ. Pertama, sifat tanah yang agak gembur, kemudian tanaman. Ke depan, harus ada tanaman yang mengikat unsur tanahnya itu sendiri. Dulu sih disarankan seperti bambu yang punya akar kuat," katanya, Selasa (30/5/2023).
Selain itu, saat ini Pemkot Tangerang Selatan melakukan identifikasi alam.
Sedangkan penanganan tebing akan dibangun turap. Jika ancaman longsor terjadi di bibir sungai, maka akan segera dilakukan penurapan.
Sebelumnya, penelusuran Tribuntangerang.com di lapangan, rambu rawan longsor dipajang di jalan masuk pemukiman warga di RT 004, Kelurahan Muncul arah ke pemakaman warga Muncul.
Hanya berjarak 50 meter berjalan ke dalam akan tampak tebing yang di atasnya jalan beraspal sebagai akses warga menuju ke makam.
Tebing tersebut hanya berjarak beberapa meter dari rumah warga yang berada di bawah tebing, serta satu rumah menempel dengan dinding tebing.
Salah satu rumah sedang dibangun lantai tiga, sementara rumah di sebelah kanannya hanya satu tingkat.
Rumah satu lantai itu langsung di bawah tebing sehingga jika terjadi longsor akan langsung mengenai atap rumah.
Sementara beberapa rumah lainnya, bahaya longsor mengintai dari bagian belakang rumah.
Baca juga: Warga Bangun Rumah Menempel Tebing Tanah Rawan Longsor Terinspirasi dari Rumah di Puncak
Baca juga: Potensi Tanah Longsor Teror Warga Desa Kedaung Pamulang Kota Tangerang Selatan
Ketua RT 04 Kelurahan Munjul Slamet mengatakan, warganya telah lama minta perhatian dari pemerintah.
"Kami berharap dibangunkan turap oleh pemerintah. Kami sangat memerlukan akses jalan ini," kata Slamet, Sabtu (27/52023) lalu.
Tinjau Banjir Ciledug, Andra Soni Petakan Aliran Sungai Rawan Banjir di Wilayah Tangerang Raya |
![]() |
---|
2 Ketua Partai Politik di Tangerang Raya Mendaftar ke Partai Lain demi Ikuti Pilkada 2024 |
![]() |
---|
Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan Road Show ke Kecamatan Bantu Produk Lokal |
![]() |
---|
Orangtua Mulai Berburu Seragam Sekolah Jelang Tahun Ajaran Baru di Pasar Ciputat Kota Tangsel |
![]() |
---|
RSUD Kota Tangerang Tak Mampu Tangani Pria Obesitas 200 Kg Akan Dirujuk ke RSCM Jakarta |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.