Senin, 20 April 2026

Pilpres 2024

Sosok Pendamping Ganjar Pranowo Merepresentasikan Gabungkan Nasionalis Islam

Dalam konteks ini Megawati selalu melihat menggabungkan unsur dua kekuatan bangsa tersebut. Yakni golongan nasionalis dan golongan Islam.

Tribun Tangerang/Yulianto
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP menunjuk Ahmad Basarah dan Adian Napitupulu sebagai koordinator dan wakil koordinator tim relawan pemenangan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. 

TRIBUNTANGERANG.COM - Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah memberi bocoran bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan memakai formula yang sama dalam menentukan Cawapres Ganjar Pranowo.

Ahmad Basarah menjelaskan bahwa Megawati Soekarnoputri paham betul bahwa muslim dan nasionalis harus berjalan beriringan dalam memimpin Indonesia.

Pun hal itu dilakukan oleh Megawati Soekarnoputri saat menentukan Cawapres Presiden Jokowi di Pilpres 2019 lalu.

Di mana Jokowi sebagai representasi nasionalis dan KH Ma’ruf Amin sebagai representasi muslim.

Baca juga: Ganjar-Mahfud Pasangan Capres-Cawapres 2024, Adian Napitupulu: Yang Setuju Mana Suaranya?

Hal itu diungkapkan Ahmad Basarah menjelang pengumuman Cawapres Ganjar Pranowo di DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (18/10/2023).

“Di dalam track record Bu Mega dalam menampilkan sosok pemimpin bangsa dwi tunggal Presiden dan Wakil Presiden, beliau selalu memperhatikan sosok representasi bersatunya bangsa Indonesia,” jelas Basarah.

Mengacu pada Pancasila kata Basarah, ialah pertemuan antara golongan nasionalis dan golongan Islam.

Maka Indonesia tidak pernah menjadi negara Islam ataupun negara sekuler.

Oleh karenanya kata Basarah, dalam konteks ini Megawati selalu melihat menggabungkan unsur dua kekuatan bangsa tersebut. Yakni golongan nasionalis dan golongan Islam.

Baca juga: Mahfud MD Batal Jadi Cawapres PDIP, Tokoh Inisial M Telanjur Disebut, Akhirnya Maruf Amin Menguat

Pun saat Megawati menjadi Wakil Presiden mendampingi KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Saat menjadi Presiden, Megawati juga berdampingan dengan Hamzah Haz yang menjadi Wakil Presiden.

Diketahui Hamzah Haz ialah tokoh dari Nahdlatul Ulama.

Lalu kata Basarah, saat Presiden Jokowi disandingkan dengan Wapres dua-duanya dari golongan muslim yakni Yusuf Kalla dan KH Ma’ruf Amin.

Hal itu diyakini Basarah akan dilakukan kembali oleh Megawati Soekarnoputri dalam menentukan Cawapres Ganjar Pranowo.

Di mana Ganjar Pranowo ialah representasi nasionalis dan diduga Cawapresnya diambil dari representasi golongan Islam.

“Mas Ganjar juga direpresentasikan dari golongan nasionalis karena dia berangkat dari partai nasionalis dan dugaan saya detik-detik terakhir ini Bu Mega akan mengambil pakem yang sama untuk Cawapres Ganjar,” jelas dia. (m27)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved