Kamis, 28 Mei 2026

Berita Jakarta

Tawuran Kembali Pecah di Dekat Pasar Gembrong Jakarta Timur Minggu Pagi

Aksi tawuran kembali pecah terjadi di Dekat Pasar Gembrong, Jalan Jenderal Basuki Rachmat Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jaktim.

Tayang:
Editor: Joko Supriyanto
kolase instagram
Aksi tawuran kembali pecah terjadi di Dekat Pasar Gembrong, Jalan Jenderal Basuki Rachmat Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur pada Minggu (28/1/2024) 

TRIBUNTANGERANG.COM - Aksi tawuran kembali pecah terjadi di Dekat Pasar Gembrong, Jalan Jenderal Basuki Rachmat Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur pada Minggu (28/1/2024)

Tawuran bukan kali ini saja terjadi, namun minggu lalu juga sempat terjadi di lokasi yang sama.

Peristiwa tawuran ini juga beredar di beberapa akun media sosial di Instagram.

Dalam video yang beredar di instagram terlihat sekelompok orang berkumpul di Jalan Jenderal Basuki Rachmat.

Para pelaku tawuran ini terlihat saring serang dengan menggunakan petasan, dalam video yang beredar terlihat jelas kepulan asap putih.

Baca juga: Bantah Tawuran Saat Diciduk Polisi, 10 Remaja di Tangerang Sembunyikan Sajam Hingga Bom Molotov

Akibat adanya aksi tawuran ini, beberapa pengendara yang akan melintas Jalan Jenderal Basuki Rachmat tidak dapat melintas.

Nampak jalan arah Tebet dan Menuju Duren Sawit tidak terlihat ada kendaraan yang melintas saat terjadinya tawuaran tersebut.

Belum diketahui secara pasti apa penyebab dari tawuran tersebut.

Tawuran yang terjadi di dekat Pasar Gembrong Jakarta Timur bukan kali pertama terjadi.

Tawuran juga sempat terjadi pada Minggu (21/1/2024) minggu lalu.

Cara pelaku melakukan aksi tawuran juga sama yaitu dengan menggunakan petasan.

Tawuran dengan Petasan

Tawuran dengan menggunakan petas tak hanya terjadi di dekat Pasar Gembrong Jakarta Timur.

Beberapa waktu lalu polisi juga membubarkan aksi tawuran yang menggunakan petas di  Jalan Cililitan Besar Kebon Pala, kecamatan Makasar, Jakarta Timur.

Seorang warga, Khiyarotun mengatakan selain menggunakan senjata tajam (sajam), para pelaku tawuran beraksi juga memanfaatkan petasan untuk saling serang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved