Jumat, 15 Mei 2026

Kisah Inspiratif

Unik! Manfaatkan Kelainan Genetik, Kutil Cimone Kota Tangerang Ciptakan Ikan Lele Tanpa Patil

Seperti lele jenis sangkuriang yang dikembangkan oleh Kelompok Usaha Ternak Ikan Lele (Kutil) asal Kelurahan Cimone, Karawaci, Kota Tangerang.

Tayang:
Penulis: Nurmahadi | Editor: Joko Supriyanto
tribuntangerang.com/Ole
Ikan lele tanpa patil dari tetasan pertama itu kata Antonius, kemudian akan dibudidayakan hingga tetasan 2 atau 3 beberapa tahun ke depan, dan akan dipatenkan menjadi produk lele milik Kutil. 

Laporan Reporter TribunTangerang.com, Nurmahadi 

TRIBUNTANGERANG.COM, KARAWACI - Ikan lele sejatinya memiliki sepasang sirip dada keras dan runcing yang disebut dengan patil.

Patil pada lele biasanya berfungsi sebagai senjata untuk pertahanan diri, sekaligus alat bantu gerak.

Beberapa jenis lele, memiliki racun dalam patilannya yang bisa memicu rasa sakit seperti terbakar dan kemerahan saat terkena tubuh manusia.

Namun begitu, ternyata ada satu jenis lele yang mampu diciptakan tanpa patil. 

Seperti lele jenis sangkuriang yang dikembangkan oleh Kelompok Usaha Ternak Ikan Lele (Kutil) asal Kelurahan Cimone, Karawaci, Kota Tangerang.

Ketua Kutil, Antonius Irliyanto mengatakan, lele tanpa patil itu berawal dari kelainan genetik dari beberapa bibit di tempat budidayanya.

"Jadi di sini ada satu jenis lele yang tidak ada patilnya, jadi ini adalah hasil tetasan pertama F1, dan kemungkinan besar ini yang saya persiapkan lagi, indukan dari tetasan yang pertama itu," kata dia kepada wartawan, Sabtu (29/6/2024).

Baca juga: Kisah Kelompok Peternak Ikan Lele Mampu Atasi Stunting di 2 Kecamatan Kota Tangerang

Antonius mengaku, lele tanpa patil di tempat budidayanya itu, bukanlah merupakan rekayasa genetik.

Melainkan adanya kelainan genetik dari indukan yang dimanfaatkan dan ditumbuhkembangkan.

"Bukan, ini kebetulan dulu dapat indukan kelainan genetika, jadi kelainan genetika pada indukan ini saya manfaatkan kita punya produk lele tanpa patil," kata dia.

Ikan lele tanpa patil dari tetasan pertama itu kata Antonius, kemudian akan dibudidayakan hingga tetasan 2 atau 3 beberapa tahun ke depan, dan akan dipatenkan menjadi produk lele milik Kutil.

"Nanti bibit selanjutnya kurang lebih tetasan 2 atau 3, beberapa tahun kemudian mendekati 80 persen, baru kemudian kita patenkan," ungkapnya.

Di samping itu, Tribuntangerang.com juga berkesempatan untuk melihat bagaimana kelompok peternak itu, melakukan proses budidaya ikan lele

Saat dikunjungi, pada Sabtu (29/6/2024), Kutil berlokasi di Perumahan Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

Ketua Kutil, Antonius Irliyanto mengatakan, kelompok ini awalnya dibentuk setelah adanya program ketahanan pangan dari Kecamatan Karawaci, pada 2020 lalu.
Ketua Kutil, Antonius Irliyanto mengatakan, kelompok ini awalnya dibentuk setelah adanya program ketahanan pangan dari Kecamatan Karawaci, pada 2020 lalu. (Tribuntangerang.com/Ole)
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved