Tak Gentar Hadapi Ahmad Luthfi di Pilkada Jateng, PDIP Punya Kartu Truf Bernama 'Andika Perkasa'

Geng solo merujuk pada orang-orang yang bersinggungan dengan Jokowi saat menjabat sebagai Wali Kota Solo.

Editor: Joseph Wesly
Istimewa
Billboard bergambar Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi berdampingan dengan KH Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin di Jalan Letjen Soeprapto, Sumber, Banjarsari, Solo. 

TRIBUN TANGERANG.COM, SEMARANG- Politisi PDIP, Guntur Romli menyebut bahwa mutasi Irjen Ahmad Luthfi menjadi Irjen Kemendagri adalah untuk 'mengamankan' Pilgub Jawa Tengah.

Dia mengatakan Jokowi telah mempersiapkan Irjen Ahmad Luthfi untuk Pilgub Jawa Tengah dengan cara memutasi Irjen Luthfi dari Kapolda Jawa Tengah ke Irjen Kementerian Perdagangan untuk fokus di Pilkada.

Diketahui Ahmad Luthfi yang kini berpangkat Komjen disebut bagian dari 'geng solo'.

Geng solo merujuk pada orang-orang yang bersinggungan dengan Jokowi saat menjabat sebagai Wali Kota Solo.

Kala Jokowi menjadi Wali Kota Surakarta, Komjen Ahmad Luthfi menjabat sebagai Wakapolresta Solo.

Guntur Romli juga menilai dimutasinya Ahmad Luthfi menjadi Irjen Kemendag adalah skenario dari Menteri Perdagangan (Mendag) sekaligus Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, untuk kebutuhan Pilkada Jateng 2024.

Menurutnya, hal ini menunjukan adanya intervensi dari pemerintah dalam Pilkada Jateng.

"Skenario itu kan (mutasi Ahmad Luthfi) sudah lama disampaikan oleh Zulhas sebagai Mendag. Ini bentuk intervensi pemerintah yang nyata," kata Guntur Romli kepada Tribunnews.com, Minggu (28/7/2024).

Guntur Romli pun menduga Ahmad Lutfhi disiapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan kroninya untuk menyingkirkan PDIP di Jawa Tengah.

"Bahwa Jokowi dan geng-nya sudah mempersiapkan jauh-jauh hari untuk menyingkirkan PDI Perjuangan dari Jawa Tengah. Jokowi, geng-nya dan pemerintah sepertinya akan habis-habisan memenangkan Ahmad Luthfi di Jateng," ujarnya.

Kendati demikian, dia menegaskan partai berlambang banteng itu tidak gentar untuk menghadapi Ahmad Luthfi di Pilkada Jateng.

Dia pun menuturkan, mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) TNI Andika Perkasa menjadi calon terkuat untuk menghadapi mantan Kapolresta Solo tersebut.

"Andika Perkasa calon terkuat (di Pilkada Jateng 2024) meski belum diputuskan. PDI Perjuangan yakin dengan kekuatan marhaen dan wong cilik di Jateng," tegasnya.

Lebih lanjut, Guntur Romli mengatakan mutasi Ahmad Luthfi ini menjadi salah satu contoh adanya intervensi Jokowi dalam Pilkada 2024.

"Intervensi Jokowi di Pilkada ini kan sudah terang benderang, seperti halnya intervensinya di Pilpres yang penuh kecurangan TSM (terstruktur, sistematis, dan masif)," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved