Minggu, 12 April 2026

Kapolrestabes Semarang Dicopot setelah Sempat Bela Aipda Robig, Pengacara Keluarga Gamma Lega

Sebelumnya Aipda Robig Zaenudin menjadi tersangka penembakan setelah menewaskan seorang pelajar bernama Gamma Rizkinata (GR) siswa SMKN 4 Semarang.

Editor: Joseph Wesly
KOMPAS.com
Kapolrestanes Semarang Kombes Irwan Anwar dicopot dari jabatannya. 

TRIBUN TANGERANG.COM, SEMARANG-  Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar dicopot dari jabatannya.

Mutasi ini diduga terkait kasus penembakan yang dilakukan anak buahnya, Aipda Robig Zaenudin.

Sebelumnya Aipda Robig Zaenudin menjadi tersangka penembakan setelah menewaskan seorang pelajar bernama Gamma Rizkinata (GR) siswa SMKN 4 Semarang.

Gamma Rizkinata tewas setelah ditembak Aipda Robig Zaenudin saat berkendara dengan dua orang temannya.

Aipda Robig Zaenudin ternyata kesal dipepet oleh sepeda motor yang ditumpangi oleh Gamma Rizkinata dan menembak ketiganya.

Gamma tewas sedangkan dua temannya luka-luka.

Namun ironisnya saat itu Kapolrestabes Semarang , Kombes Pol Irwan Anwar melakukan pembelaan terhadap Aipda Robig.

Dia menyebut, Aipda Robig membela diri karena hendak diserang Gamma Rizkinata dan temannya.

Dia menyebut Gamma Rizkinata dan temannya adalah anggota geng motor.

Kini keluarga Gamma Rizkinata mengaku lega setelah mendengar kabar Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar dipindahtugaskan. 

Irwan dimutasi dari jabatannya setelah terlibat dalam kasus penembakan yang melibatkan Aipda Robig terhadap seorang pelajar bernama Gamma.

Proses rotasi jabatan ini dilakukan pada Minggu, 29 Desember 2024, dan mencakup 35 jabatan lainnya di kepolisian.

Kombes Pol Irwan Anwar akan diangkat sebagai Kalemkonprofpol Waketbidkernadiansmas STIK Lemdiklat Polri.

"Alhamdulillah kami merasa senang. Kami merasa plong," ujar Kuasa Hukum keluarga GR, Zaenal Abidin 'Petir' usai menyaksikan rekontruksi penembakan di Jalan Candi Penataran, Semarang, Senin (30/12/2024). 

Keluarga korban, kata Zaenal, tidak terima dengan perlakuan Kapolrestabes yang awalnya mencoba membungkam kasus penembakan itu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved