Respons Ahmad Sahroni Soal Dugaan Dokter SpOG di Garut Lakukan Pelecehan Pasien USG
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni memberikan respon perihal dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh dokter kandungan di Garut.
Seorang netizen menyebut perilaku tidak pantas dokter kandungan di Garut itu sudah lama dicurigai oleh pihak klinik.
Bahkan, kabarnya kamera CCTV dipasang diam-diam karena laporan dugaan pelanggaran sebelumnya oleh dokter kandungan tersebut.
CCTV dipasangan diam-diam sebagai bukti jika dokter kandungan tersebut kembali melakukan aksi bejatnya.
"Guys buat yang nanya: “ok ga ada asisten bidan atau perawat?” ada kok guys tapi beliau ada beribu alasan dan cara buat bikin asistennya tidak ditempat saat dirasa ada “target”. Kalo pasien biasa asistennya selalu mendampingi,” tulis akun tersebut.
(Tribunjabar.com/Tribunnews.com/Milani Resti Dilanggi)
Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini
Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News
| Wamendagri Wiyagus Tekankan Pentingnya Perencanaan Pembangunan Pada Musrenbang RKPD 2027 di Garut |
|
|---|
| Alasan Istri dan Anak Tidak Makamkan Epy Kusnandar di Garut Sesuai Wasiat |
|
|---|
| Isi Wasiat Ibunda yang Membuat Epy Kusnandar 'Kang Mus' Ingin Dimakamkan di Garut |
|
|---|
| Ahmad Sahroni Buka Suara Soal Foto 'Black Mamba' yang Viral Usai Penjarahan |
|
|---|
| Ucapan 'Mental Orang Tolol’ Berbuah Sanksi, MKD Nonaktifkan Ahmad Sahroni dari DPR Selama 6 Bulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Ketua-Pelaksana-Formula-E-Ahmad-Sahroni-mengaku-belum-menerima-surat-panggilan.jpg)