Tingkatkan Sumber Daya Perempuan, Pemkab Tangerang Luncurkan Ekskul Keputrian

Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Pemerintah Kabupaten Tangerang meluncurkan ekstrakurikuler keputrian di Sekolah Dasar (SD).

|
Penulis: Nurmahadi | Editor: Joko Supriyanto
Tribuntangerang.com/Nurmahadi
EKSTRAKULIKULER KEPUTRIAN - Kertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Pemerintah Kabupaten Tangerang meluncurkan ekstrakurikuler keputrian di Sekolah Dasar (SD), se-Kabupaten Tangerang, baik negeri maupun swasta. Peluncuran ekstrakurikuler keputrian itu, digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (21/4/2025). (Tribuntangerang.com/Nurmahadi)    

Laporan Reporter Tribuntangerang.com, Nurmahadi

TRIBUNTANGERANG.COM, TIGARAKSA - Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Pemerintah Kabupaten Tangerang meluncurkan ekstrakurikuler keputrian di Sekolah Dasar (SD), se-Kabupaten Tangerang, baik negeri maupun swasta. 

Peluncuran ekstrakurikuler keputrian itu, digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (21/4/2025). 

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menyebut, ekskul keputrian ini merupakan inisiasinya bersama Dinas Pendidikan, untuk meningkatkan sumber daya perempuan yang berkarakter.  

"Ke depan saya berharap semua anak perempuan di Kabupaten Tangerang punya skill, punya bakat diasah, dan juga pergaulannya bisa lebih baik daripada anak-anak sekarang," kata dia kepada wartawan. 

"Mudah-mudahan ke depan anak-anak sekolah ini bisa lebih baik, adabnya lebih tinggi terhadap orang tua, terhadap guru dan sesama," tambahnya. 

Intan menjelaskan, dalam ekstrakurikuler keputrian ini, para siswi sekolah dasar akan diberikan pembelajaran untuk mengasah bakat dan kemampuannya. 

Seperti kemampuan memasak, menjahit, tata krama, dan sebagainya.

"Ini memang inovasi dari Dinas Pendidikan, karena memang awalnya itu skill-skill anak putri ini kurang terasa. Mungkin sejalan dengan perkembangan zaman, ex-school ini sudah tidak ada lagi. Dulu waktu saya SD, ada yang namanya belajar memasak, menjahit, belajar tata krama. Itu semua diajarkan," ujar Intan. 

Adik Mantan Bupati Tangerang, Zaki Iskandar itu juga menuturkan, ekstrakurikuler keputrian ini akan diterapkan di 1.048 sekolah dasar, baik negeri maupun swasta. 

Di dalamnya, berisi para siswa kelas 5 dan kelas 6, dengan tujuan untuk mempersiapkan skill mereka sebelum melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. 

"Pendidikan ini tidak wajib. Jadi untuk penekanannya di kelas 5 dan kelas 6. Karena persiapan mereka ke jenjang di sekolah tinggi," paparnya. 

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dadan Gandana menambahkan, program ekstrakurikuler keputrian ini dihadirkan untuk membangun peran perempuan sejak dini. 

Hal tersebut, juga dilakukan sebagi upaya memberi tempat berkarya, untuk seluruh siswi, sehingga memiliki karakter dan adab.

"Karena memang saat ini transformasi pendidikan kecakapan seperti itu sudah mulai hilang. Sudah mulai hilang oleh karena itu kita ingin coba membangun kembali bagaimana perempuan-perempuan kita nanti yang akan datang bisa memiliki kemampuan kecakapan yang mumpuni, memiliki wawasan, pengetahuan terhadap kewanitaan mereka," ujarnya. 

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved