Rabu, 27 Mei 2026

Perluas Penerima Manfaat MBG di Banten, Komisi IX DPR RI Dukung Penambahan SPPG

Di Provinsi Banten, program ini baru terealisasi dengan berdirinya 43 SPPG, 35 lainnya sedang dalam proses pendirian, sementara di Kota Serang baru

Tayang:
Penulis: Nurmahadi | Editor: Joseph Wesly
TribunTangerang/Nurmahadi
PROGRAM MBG-Anggota Komisi IX DPR RI Tubagus Haerul Jaman saat sosialisasi program MBG Minggu (18/5/2025). Dia menyampaikan dukungan atas rencana Gubernur Banten Andra Soni untuk menambah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memperluas penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis. (Tribuntangerang.com/Istimewa) 
Laporan Repoter Tribuntangerang.com, Nurmahadi
TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Anggota Komisi IX DPR RI, Tubagus Haerul Jaman mendukung rencana Gubernur Banten Andra Soni untuk menambah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memperluas penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis. 
Tubagus mengatakan program MBG baru terealisasi dengan berdirinya 43 SPPG. 
Sementara 35 SPPG lainnya masih dalam proses pendirian, adapun di Kota Serang baru 6 SPPG yang telah beroperasi. 
“Di Provinsi Banten, program ini baru terealisasi dengan berdirinya 43 SPPG, 35 lainnya sedang dalam proses pendirian, sementara di Kota Serang baru terdapat 6 SPPG yang telah beroperasi," kata Tubagus kepada wartawan, Minggu (18/5/2025). 
"Kami terus berupaya untuk mengevaluasi dan mengatasi berbagai tantangan serta keterbatasan yang ada guna memastikan hasil yang lebih optimal,” sambungnya. 
Tubagus menilai sebagai program baru persiapan dan pelaksanaannya tentu membutuhkan perhatian ekstra serta kerja sama dari berbagai pihak. 
Masyarakat juga diharapkan berperan aktif dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis.
“Kami optimistis bahwa dengan dukungan masyarakat dan mitra terkait, program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi anak-anak Indonesia. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di masa depan,” katanya.
Di sisi lain Tenaga Tenaga Ahli Deputi Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional Meida Octarina mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatas namakan BGN.
“Kami ingin menegaskan kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati terhadap oknum yang menawarkan jasa pendaftaran menjadi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur Gizi dengan janji proses yang mudah dan langsung berjalan, serta meminta imbalan tertentu,” kata dia. 
Meida menegaskan pendaftaran SPPG hanya dapat dilakukan melalui proses remsi dengan cara mengajukan langsung ke Badan Gizi Nasional (BGN). 
“Kami mengimbau agar masyarakat mengikuti alur resmi yang telah kami siapkan demi kelancaran program dan mencegah terjadinya penipuan,” ujarnya. 
Menurut Meida program SPPG memiliki peran penting dalam memastikan anak-anak dan ibu hamil di sekitar mendapatkan pemenuhan gizi yang baik dan sehat.
Sebagai bagian dari program ini, anak-anak akan mendapatkan menu makanan bergizi yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan gizi harian mereka. 
“Kami percaya bahwa pemenuhan gizi ini tidak hanya akan membantu anak-anak tumbuh sehat, tetapi juga membangun generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat global,” harapnya. (m41) 

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved