Kesehatan
7 Orang yang Harus Batasi Makan Daging Kambing, Dokter Ungkap Batas Amannya
Dokter mengungkap ada tujuh kelompok yang perlu membatasi makan daging kambing karena berisiko memicu kolesterol tinggi hingga gangguan jantung.
TRIBUNTANGERANG.COM - Perayaan Idul Adha identik dengan hidangan daging kambing yang menggugah selera, namun tidak semua orang aman mengonsumsinya secara bebas.
Dokter mengungkap ada tujuh kelompok yang perlu membatasi makan daging kambing karena berisiko memicu kolesterol tinggi hingga gangguan jantung.
Lantas, siapa saja yang harus waspada dan berapa batas aman konsumsi daging kambing agar tetap sehat?
Dokter spesialis penyakit dalam, Andi Khomeini Takdir Haruni mengatakan, ada beberapa kelompok yang sebaiknya lebih berhati-hati dalam mengonsumsi daging kambing.
Hal ini terutama jika daging kambing dikonsumsi dalam jumlah besar dan terlalu sering.
Menurut Founder dan Chairman JDN Indonesia itu, beberapa kelompok orang yang perlu membatasi konsumsi daging kambing, termasuk:
- Penderita kolesterol tinggi
- Pasien penyakit jantung dan pembuluh darah
- Penderita hipertensi yang sensitif terhadap makanan tinggi lemak dan garam
- Pasien diabetes
- Orang dengan obesitas atau sindrom metabolik
- Lansia dengan faktor risiko kardiovaskular
- Orang dengan riwayat keluarga penyakit jantung atau stroke dini
Agar lebih aman, Andi menyarankan konsumsi daging kambing diimbangi dengan sayur, buah, cukup minum air putih, dan aktivitas fisik yang memadai.
Ia juga mengingatkan bahwa menjaga pola makan secara keseluruhan jauh lebih penting dibanding hanya menghindari satu jenis makanan tertentu.
“Kolesterol sering naik bukan karena satu tusuk sate, tetapi karena pesta kecil yang berlangsung tiap minggu di dalam piring,” ujarnya kepada Kompas.com, Selasa (26/5/2026).
Berapa batas aman konsumsi daging kambing?
Andi menjelaskan, tidak ada batas pasti yang berlaku sama untuk semua orang dalam mengonsumsi daging kambing.
Menurutnya, batas aman sangat bergantung pada kondisi kesehatan masing-masing individu, mulai dari usia, riwayat penyakit, hingga pola makan sehari-hari.
Meski demikian, bagi orang sehat, konsumsi daging kambing dalam porsi wajar umumnya masih tergolong aman, yakni sekitar 75-100 gram dalam sekali makan dan tidak dikonsumsi terlalu sering.
“Yang sering menjadi masalah justru cara pengolahannya, seperti santan berlebihan, jeroan, kulit, atau dikonsumsi bersama makanan tinggi lemak lainnya,” kata Andi.
Ia menambahkan, anggapan bahwa daging kambing selalu menjadi penyebab utama kolesterol tinggi tidak sepenuhnya benar.
| Tangani Kanker Hati Tanpa Operasi Besar, Mandaya Puri Hadirkan SIRT Y-90 |
|
|---|
| Kebiasaan Menyebut Overthinking Bisa Menutupi Masalah Mental Serius |
|
|---|
| Susah Tidur dan Deg-Degan? Jangan Anggap Sekadar Lelah |
|
|---|
| Menurut Psikolog, Kebiasaan Menyimpan Barang Berlebihan Bisa Jadi Gangguan Mental |
|
|---|
| Kisah Warga Kelapa Dua Hidup di Rumah Penuh Barang, Psikolog Ingatkan Bahaya Hoarding Disorder |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Tongseng-dan-Sate-Pak-Budi.jpg)