Politikus PDIP Beathor Suryadi Sebut Ijazah Jokowi Palsu: Bukan UGM Tapi Pasar Pramuka

Tak cuma bilang bahwa ijazah Jokowi palsu dan dicetak di Pasar Pramuka, Beathor juga menyebutkan pihak-pihak yang terlibat dalam ijazah palsu tersebu

Editor: Joseph Wesly
AI/(Twitter/DianSandiU)
DICETAK DI PASAR PRAMUKA- Politikus PDIP, Beathor Suryadi blak-blakan menyebut tempat Jokowi cetak ijazah bukan di UGM tapi Pasar Pramuka, Kamis (19/6/2025). 

TRIBUN TANGERANG.COM- Nama politikus PDIP, Beathor Suryadi viral di media sosial. Pasalnya Beathor Suryadi mengatakan bahwa ijazah Joko Widodo palsu.

Dia mengatakan ijazaj Jokowi bukan produk Universitas Gajah Mada (UGM) namun dicetak di Pasar Pramuka.

Tak cuma bilang bahwa ijazah Jokowi palsu dan dicetak di Pasar Pramuka, Beathor juga menyebutkan pihak-pihak yang terlibat dalam ijazah palsu tersebut.

Lantas siap Beathor Suryadi sehingga berani mengatakan ijazah presiden ke-7 RI Jokowi Widodo palsu?

Lewat tayangan wawancara di kanal Youtube inews tv, Beathor blak-blakan menyebutkan nama-nama orang yang tahu soal ijazah palsu Jokowi.

"Siapa saja yang terlibat?" tanya jurnalis, dilansir TribunewsBogor.com dari tayangan inews tv pada Kamis (19/6/2025).

"Kan ada Dani Iskandar, dari pihak DKI, aktivis yang ada di partai. Saya juga sudah cek kepada pak Prasetyo Egi Marsudi ketua DPRD bahwa itu ada antara kelompok Jakarta sama kelompok Solo. Maka setelah selesai ijazah itu dibikin, diserahkanlah ke pak Pras. Jadi Pak Pras dan kawan-kawan ada dari Gerindra M Syarif, dibawalah ke KPU DKI. Ketemu lah di situ dengan pak Juri Ardianto. Mereka ini semua tidak tahu asal-usul dokumen yang dibawa itu," ungkap Beathor Suryadi.

Berani menyebut ijazah Jokowi dibuat di Pasar Pramuka, Beathor Suryadi mengurai alasannya.

Ternyata ada dua alasan kenapa Beathor yakin Jokowi bukanlah alumni UGM.

"Tahu itu palsu dari mana, tahu itu buatan pramuka dari mana?" tanya jurnalis.

"Kan dikasih tahu, ada dua yang kita mau pegangkan, pertama dari keyakinan kita yang disebut oleh Bambang Tri bahwa Jokowi tidak punya ijazah. Kedua, kita dapat informasi pernyataan dari rektor UGM pak Sofyan Efendi bahwa tidak pernah ada yang namanya Jokowi di kehutanan itu. Dari situ kita melacak lagi. Jadi melacak bahwa pernyataan dari tim Solo bahwa mereka tidak punya dokumen untuk dibawa ke KPU, dari situ dibentuk, dibikinlah di Jakarta," kata Beathor Suryadi.

Lebih lanjut, Beathor pun menyebutkan nama-nama orang yang terlibat dengan ijazah palsu Jokowi.

Ada satu nama yang kata Beathor adalah dalang utama pencetakan ijazah Jokowi di Pasar Pramuka.

"Tadi bapak menyebutkan ini dibuat oleh tim Solo, itu siapa?"

"Tim Solo yang inti tuh ada tiga orang, ada David, ada Anggit, ada Widodo. Tapi yang berperan besar itu adalah namanya Widodo. Widodo ini berpasangan terus menerus dengan Dani Iskandar sehingga mereka berapa kali ketemu Jokowi. Mereka lah yang membentuk, setelah lolos KPU DKI, mereka bentuk tim pemenangan," pungkas Beathor Suryadi.

Halaman
123
Sumber: Tribun palu
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved