Kisah Inspiratif
Atlet Silat UBSI Sukses Raih 3 Emas di UNC 1 2025
Sebanyak 30 tim dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kejuaran nasional ini.
TRIBUNTANGERANG.COM – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menunjukkan eksistensinya dalam dunia olahraga bela diri tradisional Indonesia.
UNTARA National Championship (UNC) 1 2025 merupakan ajang bergensi tingkat nasional untuk para pemuda kreatif, kompetitif, dan penuh prestasi dari seluruh penjuru Indonesia.
Acara ini berlangsung pada tanggal 4 hingga 6 Juli 2025 di Universitas Tangerang Raya (UNTARA), Tangerang.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif sukses raih predikat sebagai juara 1.
Prestasi ini menjadi bukti komitmen UBSI dalam mendukung dan mengembangkan potensi mahasiswa di bidang non-akademik, khususnya pencak silat.
Sebanyak 30 tim dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kejuaran nasional ini.
UBSI menunjukkan taringnya dengan mengirimkan 12 atlet terbaik dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat.
Melalui perjuangan yang luar biasa, tim silat UBSI berhasil memboyong tiga medali emas, satu medali perak, dan enam medali perunggu, serta memperoleh peralatan latihan sebagai hadiah tambahan.
Menurut salah satu atlet peraih medali emas, Riski Bayu Setiawan, kunci kemenangan UBSI tidak lepas dari kedisiplinan dalam latihan, semangat juang yang tinggi, dan kekompakan tim.
“Setiap kemenangan memiliki cerita di baliknya. Kami menjalani latihan yang intens, penuh disiplin, dan saling mendukung satu sama lain. Hasil ini adalah buah dari kerja keras seluruh tim, pelatih, dan dukungan kampus,” ujarnya, pada Senin (7/7).
Proses yang dilalui tidak mudah, banyak tantangan fisik dan mental yang harus dihadapi.
Namun, semangat untuk membawa nama baik UBSI ke kancah nasional menjadi motivasi utama bagi seluruh atlet.
Ia mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya bisa mempersembahkan prestasi bagi kampus tercinta.
Selain itu, Riski juga memberikan pesan inspiratif kepada mahasiswa lainnya.
“Tetap rendah hati dalam kemenangan, dan jangan pernah merasa cukup. Hari esok adalah ruang bagi kita untuk terus berkembang dan menjadi lebih baik dari hari ini,” ungkapnya.
| Siswa Papua Curi Perhatian di GExpo 2026, Ungkap Potensi Tali Kuning Lawan Malaria |
|
|---|
| Dari Kulit Buah Jadi Deterjen, Kisah Laundry Tangsel yang Ubah Sampah Jadi Cuan |
|
|---|
| Jerry Hermawan Lo Tuangkan Perjalanan dari Kerja Serabutan ke Pengusaha dalam Buku |
|
|---|
| Dari PHK ke Harapan Baru: Kisah Rumah Batik Cikuya Menjahit Ekonomi dan Mimpi Warga Solear Tangerang |
|
|---|
| Ketika Nastar Menghidupi Satu Kampung di Tangerang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Atlet-Silat-UBSI-Raih-Emas.jpg)