Ijazah Palsu

5 Fakta Pemeriksaan Jokowi di Mapolresta Solo, Ruangan Pemeriksaan Jadi Sorotan

Meski Jokowi melaporkan pencemaran nama baiknya di Polda Metro Jaya namun penyidik bersedia memeriksa Jokowi di Mapolresta Solo

Editor: Joseph Wesly
.(KOMPAS.COM/Fristin Intan Sulistyowati)
JALANI PEMERIKSAAN-Jokowi menjalani pemeriksaan atas laporan pencemaran nama baik oleh penyidik Polda Metro Jaya di Polresta Solo, Jawa Tengah, pada Rabu (23/7/2025). Berikut 5 fakta pemeriksaan Jokowi.(KOMPAS.COM/Fristin Intan Sulistyowati) 

Ruangan yang digunakan Jokowi ini bukan di lantai tiga tempat ruang Reserse Kriminal (Reskrim), yang lazimnya menjadi lokasi penyidikan bagi saksi maupun tersangka. 

Karena ruang penyidikan yang sebenarnya berada di lantai tiga gedung utama, tepatnya di unit Satreskrim.

Terlihat, saat diperiksa Jokowi berada di ruangan yang tampak mewah dengan interior yang biasanya memang digunakan untuk menerima tamu, bukan untuk pemeriksaan penyidikan.

Ruangan tersebut bergaya minimalis dengan pilihan warna netral seperti abu-abu muda, hitam, dan putih.

Baca juga: Jokowi Dicecar Pertanyaan soal Ijazah, Media Sosial, dan Dosen Pembimbing: Ini Jawaban Lengkapnya

Dinding sisi kanan terdiri dari panel kaca besar berbingkai hitam, memberi kesan transparansi dan ruang terbuka, namun tetap membatasi area secara elegan.

Jokowi pun duduk di sofa berwarna abu-abu dengan meja panjang berwarna hitam, yang diatasnya telah tersedia air mineral.

3. Didampingi Yakup Hasibuan

Dalam pemeriksaan kali ini, terlihat Kuasa Hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, duduk sejajar di samping kliennya saat mendampingi proses pemeriksaan di Polresta Solo, Rabu (23/7/2025).

Berbeda dengan sebelumnya, saat Yakup mendampingi Jokowi di Polda Metro Jaya pada 29 April 2025 lalu, kala mereka melaporkan kasus dugaan pencemaran nama baik ini.

Saat itu Yakup duduk di belakang Jokowi, tak seperti hari ini yang bisa duduk sejajar di samping Jokowi.

Hal ini pun sempat menjadi sorotan Pengacara Hotman Paris Hutapea, dalam rapat dengar pendapat umum terkait RUU KUHAP di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/7/2025).

Hotman menyoroti saat Polda Metro Jaya membuat berita acara penyelidikan (BAP) pada laporan Jokowi di  pada 29 April 2025 lalu.

Saat Jokowi di-BAP, Hotman melihat pengacara Jokowi yang mendampingi Presiden ke-7 RI itu justru duduk di belakang klien mereka.

Hal ini pun dinilai sangat menyedihkan bagi Hotman Paris.

Baca juga: Jokowi Rela Ijazah SD hingga Sarjana Miliknya Disita Polisi demi Mempermudah Penyidikan

"Waktu saya melihat Jokowi di-BAP di Polda, pengacaranya duduk di belakangnya. Itu sangat menyedihkan, pengacara duduk di belakang punggung daripada yang diperiksa," kata Hotman dalam rapat dengar pendapat umum bersama Komisi II DPR RI, di Jakarta, Senin (21/7/2025).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved