ISPA Jadi 10 Besar Penyakit Serius di Kabupaten Tangerang, Dinkes Ungkap Fakta Ini

Infeksi saluran pernapasan menjadi 10 besar penyakit serius yang menjangkit masyarakat Kabupaten Tangerang, Banten, selain tuberkulosis (TBC).

Penulis: Nurmahadi | Editor: Joko Supriyanto
Tribuntangerang.com/Nurmahadi)
ISPA - Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) menjadi 10 besar penyakit serius yang menjangkit masyarakat Kabupaten Tangerang, Banten, selain tuberkulosis (TBC) dan stunting. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi mengatakan ISPA selalu menjadi nomor satu yang menjangkit masyarakat, dari 10 besar penyakit yang ada. (Tribuntangerang.com/Nurmahadi)  

Laporan Reporter Tribuntangerang.com, Nurmahadi

TRIBUNTANGERANG.COM, TIGARAKSA - Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) menjadi 10 besar penyakit serius yang menjangkit masyarakat Kabupaten Tangerang, Banten, selain tuberkulosis (TBC) dan stunting.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi mengatakan ISPA selalu menjadi nomor satu yang menjangkit masyarakat, dari 10 besar penyakit yang ada.

"Jadi kami itu setiap bulan ada namanya pelaporan 10 besar penyakit. Itu termasuk ISPA itu biasanya nomor satu dari 10 besar penyakit," kata Hendea kepada wartawan, Rabu (13/8/2025).

Selain karena polusi udara, Hendra menjelaskan kasus ISPA biasanya meningkat saat memasuki musim pancaroba.

Peningkatan penyakit ini umumnya terjadi di semua wilayah Kabupaten Tangerang, hingga 10 persen.

"Cuma memang karena sekarang musim pancaroba itu memang ada peningkatan kasus rata-rata di semua wilayah kecamatan, di semua wilayah puskesmas tuh antara 5 sampai 10 persen," katanya.

Baca juga: Penderita ISPA 3 Bulan Terakhir di Kabupaten Tangerang Tembus 30 Ribu Kasus

Dalam beberpa kondisi khususnya di wilayah yang terpapar pencemaran udara, angka penyakit ISPA bisa meningkat hingga 15-20 persen.

Meski demikian Hendra menegaskan berdasarkan pantauan saat ini peningkatan tak lebih dari 10 persen.

"Kalau terkait dengan pencemaran udara atau polusi udara, nah mungkin di suatu wilayah tertentu kenaikannya mungkin bukan hanya 10 persen. Bisa mungkin sampai 15 sampai 20 persen. Tapi dari pantauan kita saat ini masih sekitar di bawah 10 persen," ungkapnya.

Hendra juga menegaskan hingga saat ini penyakit ISPA masih dalam batas wajar.

"Sejauh ini masih aman, kebanyakan peningkatan juga karena perubahan iklim," tuturnya. (m41) 

 

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved