Banjir Sumatra

Warteg di Tangsel Bantu Mahasiswa Korban Banjir Sumatra dengan Program Makan Gratis

Sebuah warung tegal (warteg) di Jalan Pesanggrahan, Cempaka Putih, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, menjadi sorotan publik

Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Joseph Wesly
Instagram/Ikhwana Mutuah Mico
PROMO MAKAN GRATIS- Warteg Ciputat memberikan makan gratis kepada mahasiswa perantauan asal Sumatra yang terdampak bencana, sebagai bentuk solidaritas untuk membantu mereka yang mengalami kesulitan ekonomi. 

Ringkasan Berita:
  • Sebuah warteg di Ciputat, Tangsel, membuka program makan gratis untuk mahasiswa perantauan asal Sumatra dan Aceh yang terdampak bencana, cukup menunjukkan video viral program dan KTM.
  • Mahasiswa mengaku sangat terbantu karena banyak yang kesulitan ekonomi dan belum mendapat kiriman keluarga; menu yang diberikan bebas dipilih seperti telur, ikan, ayam, dan sayur.
  • Pengelola warteg menyebut program ini baru berjalan sejak 5 Desember 2025 dan belum dipastikan batas waktunya.

 

Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico

TRIBUNTANGERANG.COM, CIPUTAT- Sebuah warung tegal (warteg) di Jalan Pesanggrahan, Cempaka Putih, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, menjadi sorotan publik setelah membuka program makan gratis bagi mahasiswa perantauan asal Sumatra dan Aceh.

Inisiatif sosial ini mulai berjalan sejak Jumat (5/12/2025) dan langsung dimanfaatkan sejumlah mahasiswa yang tengah kesulitan ekonomi akibat dampak bencana di kampung halaman.

Arbi Ramadhan Nasution, mahasiswa asal Sumatra Utara mengungkapkan dirinya hanya perlu menunjukkan video viral terkait program tersebut dan kartu tanda mahasiswa kepada pengelola warteg untuk mendapatkan makanan gratis.

"Gratis. Jadi kita datang ke warteg, tunjukin video yang viral tentang makan gratis dan KTM. Saya tadi makan telur, Indomie, sama kangkung. Bebas pilih dan makanannya pun higienis. Baru tahu ada program ini tadi malam,” ujar Arbi, Ciputat, Tangsel, Senin (8/12/2025).

Arbi menuturkan program ini sangat membantu mahasiswa perantauan yang kesulitan mendapatkan kiriman uang dari keluarga. 

“Banyak dari kami yang beberapa hari tidak makan. Program ini sangat membantu sekali,” kata Arbi.

Meski keluarganya di Sumatra Utara dalam kondisi aman, Arbi menyebut banyak rekannya dari Sibolga, Padang, dan daerah lainnya yang terdampak bencana dan masih menunggu bantuan pemerintah. 

Ia berencana menyebarkan informasi tentang program makan gratis tersebut kepada mahasiswa lain agar semakin banyak yang terbantu.

"Saya sangat bersyukur. Mungkin saya bisa makan di sini tiap hari, tapi saya juga akan mengabari teman-teman yang lain,” ujarnya.

Sofi, pengelola warteg, membenarkan program makan gratis ini memang ditujukan khusus bagi mahasiswa asal Sumatra yang terdampak bencana. 

Meski baru berjalan, dirinya belum dapat memastikan sampai kapan program ini akan berlangsung.

“Gratis untuk mahasiswa yang berasal dari Sumatra. Baru mulai semalam dan hari ini. Sampai kapan berlakunya belum tahu, karena program ini juga baru berjalan,” jelasnya.

Mahasiswa yang memanfaatkan program ini masih sedikit lantaran bertepatan dengan akhir pekan. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved